Menuju Swasembada Pangan, Malinau Pacu Sektor Perikanan Darat

  • 30 Sep 2026 20:14 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Malinau menargetkan pengembangan perikanan darat secara maksimal pada tahun 2027 untuk mewujudkan swasembada pangan daerah.
  • Strategi utama meliputi pemerataan produksi, pengembangan sistem pembenihan, dan penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya ikan secara berjenjang.
  • Sektor perikanan darat dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong perekonomian masyarakat lokal.

RRI.CO.ID, Malinau - Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan daerah, Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas Perikanan siap memacu pengembangan sektor perikanan darat secara maksimal pada tahun 2027. Sektor ini dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi pendorong perekonomian masyarakat lokal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malinau, Afri ST Padan, menjelaskan bahwa strategi utama yang akan dijalankan meliputi pemerataan produksi, pengembangan sistem pembenihan, serta penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) secara berjenjang.

"Kami meyakini bahwa sektor perikanan memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu bagian penting dalam ketahanan pangan menuju swasembada pangan daerah, sekaligus ikut menjadi penggerak ekonomi masyarakat," ujar Afri di Malinau beberapa waktu lalu.

Afri menegaskan bahwa Kabupaten Malinau memiliki modal yang cukup kuat untuk memajukan sektor ini. Mencakup potensi sumber daya air, ketersediaan lahan, keberadaan para pembudidaya dan nelayan, serta komitmen penuh dari kebijakan pemerintah daerah.

"Dengan potensi sumber daya yang ada, kita memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan sektor ini, tentunya dengan konsistensi, kerja sama, dan keberlanjutan," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan para pembudidaya dalam mengelola kelompok dan tata kelola keuangan usaha. "Tetap bangun dan jaga kerja sama kelompok, catat hasil produksinya dan laporkan, serta kelola keuangan dengan baik agar siklus budidaya dan penghasilannya tetap berkelanjutan," tambah Afri.

Menurutnya, pengembangan sektor perikanan darat ini membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, mulai dari kepala OPD, camat, hingga kepala desa. Menurut Afri, pemerintah kecamatan dan desa memiliki posisi kunci di wilayahnya masing-masing.

"Camat sebagai fungsi koordinatifnya dan pemerintah desa memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi potensi, menggerakkan masyarakat, memperkuat kelembagaan, dan mendorong pengembangan ekonomi lokal," terangnya.

Pihaknya juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembudidaya ikan di Kabupaten Malinau yang terus berkomitmen dan konsisten menjaga keberlangsungan usaha perikanan hingga saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....