Wempi Sulap Lahan Tidur Jadi Kawasan Pertanian Terpadu
- 08 Mei 2026 12:55 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau mengambil langkah nyata mengoptimalkan aset daerah dengan menggerakkan lahan tidur menjadi wilayah produktif.
Hal ini ditandai dengan kegiatan tanam perdana jagung dan berbagai komoditas pangan lainnya yang dipimpin langsung Bupati Malinau, Wempi W Mawa.
Dalam keterangannya, Bupati Malinau menjelaskan bahwa lahan seluas 8 kilometer ini sebelumnya tidak dimanfaatkan. Lahan tersebut diubah fungsinya menjadi kawasan pertanian terpadu yang tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga memperindah tata ruang lingkungan.
"Hari ini kita lakukan penanaman jagung, disertai tanaman pepaya, pisang, dan komoditas lainnya di lahan milik pemerintah daerah yang selama ini menganggur atau lahan tidur. Sebelum lahan ini dialihkan untuk kepentingan umum lain, kita kelola dulu agar bermanfaat, produktif, dan indah dipandang sepanjang sisi jalan," ujarnya.
Salah satu hal istimewa dari kegiatan ini adalah penggunaan bibit jagung varietas unggulan yang diperoleh langsung dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Bibit ini didapatkan bupati saat melakukan kunjungan kerja khusus ke Fakultas Pertanian Unhas, beberapa waktu lalu. Bibit diserahkan langsung oleh Prof. Hassan didampingi Hamzah.
Menurutnya, jenis jagung bentuknya berbeda dan memiliki keunggulan tersendiri. "Kita coba tanamkan perdana di sini dan harapannya bisa tumbuh baik karena dukungan petani di lapangan sudah cukup siap. Ini adalah buah dari kerja sama akademisi dan pemerintah. Kedepannya kita undang rektor serta dekan dari berbagai universitas di Indonesia untuk berkunjung dan menerapkan teknologi pertanian terbaru di Malinau," tutur Wempi. (Dayat)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....