GPM Malinau Digelar, Sasar Warga Kurang Mampu
- 11 Mar 2026 18:15 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Perusahaan Daerah (perusda) Intimung, Jl. Raja Pandhita, Rabu (11/03/2026).
GPM sebagai upaya strategis menjaga stabilitas pasokan serta harga bahan pangan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah potensi peningkatan permintaan bahan pangan jelang lebaran.
Masyarakat memadati lokasi sejak pagi untuk memperoleh berbagai komoditas strategis dengan harga di bawah pasaran. Seperti Dewi, Warga Desa Malinau Kota mengaku terbantu dengan adanya GPM yang digelar Pemkab Malinau. “Kami merasa terbantu sekali dengan adanya gerakan pangan murah ini. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan karena harganya yang murah,” ujarnya dengan rasa syukur.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau Frent Tomi Lukas mengatakan, GPM ini merupakan program pusat dan dilaksanakan sampai ke daerah. Pemkab Malinau memberikan subsidi harga 10-20 presen dari pasaran.
Berbagai bahan pangan pokok disediakan di antaranya minyak goreng dijual seharga Rp15.000 per liter, telur ayam ras Rp.60.000 per piring, gula pasir curah Rp15.000 per kilogram dan beras SPHP dari Bulog seharga Rp55.000 per kemasan 5 kg.
Selain itu, tersedia pula bawang merah, bawang putih, lombok serta hasil pertanian lainnya.
Harga-harga tersebut menjadi daya tarik utama bagi masyarakat dan transaksi berlangsung lancar, tertib, serta kondusif.
“Yang komoditas dari daerah itu telur dan sayuran dalam upaya pemberdayaan daerah. Kita berharal agar GPM dapat dilakukan secara periodik atau rutin,” kata Frent Tomi Lukas. (Dayat/sti)