Kendala Lahan, Pembangunan Gerai Kopdes Pulau Sapi Terhambat

  • 19 Jan 2026 18:24 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Pembangunan gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, masih terkendala penyediaan lahan. Kendala tersebut berkaitan dengan keterbatasan lahan strategis dan pembiayaan pembebasan tanah.

Kepala Desa Pulau Sapi, Rudi, mengatakan kepengurusan Kopdes telah terbentuk sejak tahun lalu. Namun, realisasi pembangunan gerai hingga kini belum dapat dilaksanakan.

Ia menjelaskan, pemerintah desa sebelumnya diminta menyiapkan lahan untuk pembangunan gerai Kopdes yang merupakan Asta Cita presiden tersebut. Hingga saat ini, desa belum menemukan lahan yang sesuai karena tidak tersedia tanah desa yang kosong.

“Kalau Kopdes di Pulau Sapi, pengurus sudah terbentuk dan akta notaris sudah ada. Tapi masalahnya kami diminta menyiapkan lahan, sementara tanah desa tidak ada yang kosong,” kata Rudi, Senin (19/1/2026) di Malinau.

Menurutnya, kalau pun tersedia alternatif penggunaan lahan milik masyarakat, juga tetap menghadapi kendala anggaran. Dana desa tidak lagi tersedia untuk ganti rugi lahan yang nantinya akan menjadi aset desa.

“Kalau mencari lahan masyarakat, tentu ada biaya ganti rugi. Nah, dana untuk itu tidak ada, sementara lahan tersebut nantinya menjadi aset desa,” ujarnya.

Rudi menambahkan, lokasi gerai Kopdes harus berada di pinggir jalan utama agar mudah diakses masyarakat. Lahan di belakang pemukiman atau gang dinilai tidak memenuhi ketentuan.

Ia mengakui, lahan strategis yang tersedia umumnya memiliki harga cukup tinggi. Kondisi ini menyulitkan desa dalam menentukan lokasi pembangunan gerai Kopdes.

“Sekarang persoalannya, untuk ganti lahan itu siapa yang menanggung. Itu yang menjadi kendala utama kami,” ucapnya.

Pemerintah Desa Pulau Sapi berharap ada solusi dan dukungan dari pihak terkait. Sehingga pembangunan gerai Kopdes dapat segera terealisasi, mengingat kesiapan pengurus telah terpenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....