Dari Rugi Jadi Laba, ID FOOD Bukukan Rp1,34 Triliun

  • 04 Sep 2026 09:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • ID FOOD membukukan laba Rp1,34 triliun pada 2025, berbalik dari rugi Rp231 miliar pada 2024
  • Laba tersebut mencapai 216 persen dari target RKAP 2025 sebesar Rp621 miliar
  • Pendapatan konsolidasian ID FOOD meningkat 55,5 persen menjadi Rp19,91 triliun
  • EBITDA 2025 mencapai Rp899 miliar, meningkat 110,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya
  • Produksi gula mencapai 329.728 ton atau 103 persen dari target 2025

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD membukukan laba Rp1,34 triliun pada 2025. Capaian tersebut berbalik dari rugi Rp231 miliar pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan laba tersebut mencapai 216 persen dari target RKAP 2025 sebesar Rp621 miliar. Perbaikan profitabilitas didorong peningkatan kinerja operasional dan perbaikan struktur keuangan.

“Pada tahun 2025, pendapatan konsolidasian Perseroan mencapai Rp19,91 triliun. Meningkat dari tahun sebelumnya," ujar Ghimoyo, Kamis 3 September 2026.

Pendapatan tersebut meningkat 55,5 persen dibandingkan 2024 yang mencapai Rp12,80 triliun. Pertumbuhan pendapatan menjadi salah satu faktor yang mendorong perbaikan kinerja ID FOOD.

Selain pendapatan, EBITDA ID FOOD pada 2025 mencapai Rp899 miliar. Angka tersebut meningkat 110,5 persen dibandingkan 2024 sebesar Rp427 miliar.

Ghimoyo mengatakan peningkatan EBITDA memperkuat kemampuan perusahaan memenuhi kebutuhan modal kerja dan kewajiban pembiayaan. Kondisi tersebut juga mendukung kapasitas investasi dan pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Perbaikan kinerja keuangan berjalan seiring dengan peningkatan produksi sejumlah komoditas pangan. Produksi gula pada 2025 mencapai 329.728 ton atau 103 persen dari target 321.427 ton.

Peningkatan produksi tersebut turut mendorong penjualan gula, termasuk Gula Kristal Putih (GKP). Kinerja positif juga tercatat pada sektor perdagangan, peternakan, garam, perikanan, dan pertanian.

Ghimoyo mengatakan produktivitas akan terus diperkuat untuk menjaga kualitas pertumbuhan perusahaan. ID FOOD juga mendorong peningkatan produksi, penjualan, distribusi, serta efisiensi pengelolaan komoditas.

Memasuki 2026, ID FOOD menjadikan kinerja 2025 sebagai pijakan menjaga pertumbuhan bisnis. Fokus diarahkan pada produktivitas, profitabilitas, optimalisasi aset, efisiensi, tata kelola, dan pengembangan usaha.

Perbaikan kinerja tersebut menjadi modal bagi ID FOOD mendukung program Asta Cita Pemerintah. Kontribusi diarahkan untuk memperkuat sektor pangan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....