Kinerja Penjualan Eceran Mei 2026 Diprakirakan Masih Melambat
- 11 Jun 2026 14:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Laporan Bank IndonesiKinerja penjualan eceran pada bulan Mei 2026 diperkirakan masih melambat
- Indeks Penjualan Riil (IPR) bulan Mei sebesar 225, lebih rendah dibandingkan bulan April sebesar 226
- Penjualan eceran bulan Mei utamanya ditopang oleh peningkatan penjualan secara tahunan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori. Serta penjualan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan Barang Lainnya
RRI.CO.ID, Jakarta - Laporan Bank Indonesia (BI) menunjukkan kinerja penjualan eceran pada bulan Mei 2026 diperkirakan masih melambat. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) bulan Mei sebesar 225, lebih rendah dibandingkan bulan April sebesar 226.
Kinerja penjualan eceran bulan Mei utamanya ditopang oleh peningkatan penjualan secara tahunan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori. Serta penjualan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan Barang Lainnya.
"Secara bulanan, penjualan eceran pada Mei 2026 diprakirakan terkontraksi sebesar -0,9 persen. Kontraksinya lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya sebesar -11,6 persen," kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso dalam rilis Survei Penjualan Eceran, Kamis, 11 Juni 2026.
Kontraksi yang lebih rendah dipengaruhi oleh permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Yaitu Hari Kenaikan Yesus Kristus, Iduladha, dan Waisak.
Pada April 2026, IPR tercatat sebesar 226,9, didorong tetap tumbuhnya penjualan secara tahunan pada Kelompok Suku Cadang dan Aksesori. Serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Barang Budaya dan Rekreasi.
Secara bulanan, penjualan eceran pada April 2026 tercatat terkontraksi sebesar 11,6 persen. Karena normalisasi permintaan masyarakat setelah periode HBKN Ramadan dan Idulfitri 1447 H.
"Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang, yaitu Juli 2026, diprakirakan relatif stabil. Sementara pada enam bulan yang akan datang, yaitu Oktober 2026, diprakirakan meningkat," ujar Ramdan Denny.
Hal tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juli 2026 sebesar 175,8. Angka indeks tersebut naik tipis dibandingkan IEH pada Juni 2026 sebesar 175,6.
Sementara itu, IEH Oktober 2026 diprakirakan sebesar 167,6, lebih tinggi dibandingkan IEH September 2026 sebesar 163,2. Kenaikannya didorong oleh kenaikan harga bahan baku.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....