Wacana Pemotongan Gaji Menteri, Purbaya Prediksi Dipangkas hingga 25 Persen

  • 08 Apr 2026 11:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pemotongan gaji menteri bisa mencapai 25 persen.
  • Pemerintah mempertimbangkan kebijakan ini sebagai bagian dari efisiensi anggaran menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
  • Keputusan final terkait pemangkasan gaji menteri akan ditentukan Presiden Prabowo Subianto setelah pembahasan lebih lanjut.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, memperkirakan pemotongan gaji menteri bisa mencapai sekitar 25 persen. Namun, dia menegaskan angka tersebut masih sebatas perkiraan pribadi.

Hal itu disampaikannya usai konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin 6 April 2026. “Mungkin 25 persen, tetapi belum (ada pembicaraan),” ucapnya.

Purbaya mengaku tidak mempermasalahkan jika kebijakan tersebut diberlakukan kepada para menteri. Menurut dia, langkah itu merupakan bagian dari upaya bersama menghadapi kondisi ekonomi yang menantang.

Namun, Menkeu mengatakan bagaimana kebijakan itu nantinya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. “”Kalau (gaji) menteri sih nggak apa-apa, tetapi nanti kita lihat kebijakan Presiden seperti apa," ujarnya.

Purbaya bahkan menegaskan secara pribadi siap jika gajinya turut dipangkas melalui kebijakan tersebut. “Tidak apa-apa, kan banyak duitnya,” ucapnya sambil bercanda.

Meski begitu, Menkeu mengakui pembahasan terkait opsi pemangkasan gaji memang sudah mulai dibicarakan. "Ada pembicaraan seperti itu, tetapi keputusan terakhirnya masih belum clear,” katanya.

Purbaya mengatakan efisiensi anggaran diperlukan untuk mengantisipasi ketidakpastian ekonomi global yang terus berkembang. Selain itu, situasi geopolitik seperti konflik di Timur Tengah juga turut memengaruhi kondisi ekonomi.

Wacana pemangkasan gaji mencuat usai Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Negara. Hal ini dipertimbangkan sebagai strategi penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sekretaris Kabinet (Seskab), sempat mengatakan wacana pemotongan gaji menteri masih dalam proses pembahasan mendalam. Menurut dia, kepastian mengenai hal tersebut akan diputuskan langsung oleh Presiden Prabowo.

"Akan dirapatkan dalam beberapa hari ini, nanti kita lihat,” ujarnya, Selasa 7 April 2026. Saat didesak wartawan, Teddy menambahkan “Belum ada keputusan apapun”.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....