Februari 2026, Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 70 Bulan Berturut-Turut

  • 01 Apr 2026 17:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada Februari 2026 , membukukan surplus sebesar USD1,27
  • Komoditi utama penyumbang surplus untuk non-migas adalah lemak dan minyak hewan nabati
  • Neraca perdagangan migas mengalami defisit sebesar USD 0,92 miliar. Komoditas yang penyumbang defisit adalah minyak dan hasil minyak
  • Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 70 bulan berturut-turut, sejak Mei 2020

RRI.CO.ID, Jakarta – Kinerja perdagangan luar negeri Indonesia masih membukukan kinerja yang positif di tengah dinamika global yang masih penuh tekanan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada Februari 2026 , membukukan surplus sebesar USD1,27 miliar.

“Dengan demikian neraca perdagangan telah mencatat surplus selama 70 bulan berturut-turut, sejak Mei 2020,” kata Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, Rabu, 1 April 2026. Surplus bulan Februari ditopang oleh surplus neraca perdagangan non-migas sebesar USD2,19 miliar.

Komoditi utama penyumbang surplus untuk non-migas adalah lemak dan minyak hewan nabati. Komoditi non-migas lainnya yang menyumbang surplus adalah bahan bakar mineral serta bersi dan baja.

“Sementara itu, neraca perdagangan migas mengalami defisit sebesar USD 0,92 miliar. Komoditas yang penyumbang defisit adalah minyak dan hasil minyak,”ujar Ateng.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia dari bulan Januari-Februari 2026 membukukan surplus sebesar USD2,23 miliar. Surplus sepanjang tahun ini juga ditopang oleh surplus neraca perdagangan komoditi non-migas sebesar USD5,42 miliar.

“Sedangkan komoditi migas ini mengalami defisit sebesar USD3,19 miliar,” ucap Ateng. Tiga negara penyumbang surplus terbesar adalah Amerika Serikat sebesar USD3,11 miliar, India USD2,29 miliar dan Filipina sebesar USD1,54 miliar,”

Sedangkan penyumbang defisit terdalam adalah Tiongkok sebesar USD4,99 miliar. Dengan Australia neraca perdagangan Indonesia defisit USD1,69 miliar USD dan dengan Singapura defisit USD1,48 miliar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....