Suara Merdu Ulama Mesir Menggema di Masjid Quba 99

  • 12 Mar 2026 13:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Suasana religius terasa begitu kental di Masjid Quba 99 Makassar pada Rabu, 11 Maret 2026, malam. Ratusan jamaah memadati masjid tersebut untuk mengikuti rangkaian kegiatan Syiar Ramadan bersama ulama Alquran dari Mesir yang menghadirkan agenda tilawah Alquran, ceramah dakwah, hingga pelaksanaan salat tarawih berjamaah dengan penuh kekhusyukan.

Kegiatan Syiar Ramadan ini menjadi salah satu momen istimewa bagi masyarakat Makassar. Para ulama Alquran dari Mesir hadir secara langsung untuk membacakan ayat-ayat suci Alquran dengan lantunan yang merdu dan penuh penghayatan. Kehadiran para syekh ini juga didampingi oleh Ketua Tim SBSKI dan MTQ Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Wahyadi Syarifuddin, yang sejak awal turut membersamai rombongan dalam berbagai agenda syiar Ramadan di sejumlah masjid.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan tilawah Alquran yang dibacakan oleh salah satu syekh asal Mesir. Suara yang jernih dan penuh penghayatan dalam membaca ayat-ayat suci Alquran membuat suasana di dalam masjid terasa sangat khidmat. Jamaah yang memadati Masjid Quba 99 terlihat larut dalam suasana spiritual, menyimak setiap ayat yang dilantunkan dengan penuh kekhusyukan.

Setelah sesi tilawah Alquran, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah dakwah yang menyoroti pentingnya mempelajari Alquran secara benar. Dalam tausiyahnya, syekh menekankan bahwa membaca Alquran tidak hanya sekadar melafalkan ayat, tetapi juga harus memperhatikan tartil serta tajwid agar maknanya dapat dipahami dan dihayati dengan lebih mendalam.

Dalam ceramah tersebut, ia mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Alquran. Ramadan, menurutnya, adalah momen terbaik untuk memperbanyak tilawah sekaligus memperbaiki kualitas bacaan.

“Seorang muslim hendaknya membaca Alquran dengan tartil dan tajwid yang benar. Bacalah Alquran dengan hati yang hidup dan penghayatan yang mendalam, bahkan bila mampu hingga meneteskan air mata karena merasakan kebesaran firman Allah SWT,” pesannya di hadapan para jamaah yang memenuhi masjid.

Tidak hanya itu, syekh juga mengingatkan para jamaah agar memanfaatkan sisa hari di bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah. Menurutnya, malam-malam terakhir Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar, termasuk kesempatan meraih malam Lailatul Qadar yang menjadi dambaan setiap muslim.

Dalam kesempatan tersebut, syekh juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kemegahan Masjid Quba 99 Makassar yang menjadi lokasi kegiatan Syiar Ramadan.

“Masjid ini sangat indah dan terlihat megah. Kami merasa sangat bahagia bisa hadir di tempat ini dan membaca Alquran bersama para jamaah di masjid yang begitu luar biasa,” ungkapnya.

Ketua Tim SBSKI dan MTQ Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyadi Syarifuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat syiar Alquran di tengah masyarakat, terutama selama bulan Ramadan yang penuh keberkahan.

Menurutnya, kehadiran ulama Alquran dari Mesir di Sulawesi Selatan diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk semakin mencintai Alquran serta memperbaiki kualitas bacaan melalui pemahaman tartil dan tajwid yang benar.

“Kami sangat bersyukur para ulama Alquran dari Mesir dapat hadir di Sulawesi Selatan dan membersamai masyarakat dalam berbagai kegiatan ibadah. Semoga kehadiran para syekh ini dapat menumbuhkan kecintaan umat Islam terhadap Alquran sekaligus meningkatkan kualitas bacaan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Imam Masjid Quba 99 Makassar, Muhammad Syahrul Habib, turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut di masjid yang ia bina. Menurutnya, kehadiran ulama Alquran dari Mesir memberikan suasana spiritual yang berbeda bagi jamaah.

“Kami sangat bersyukur Masjid Quba 99 dapat menjadi tempat pelaksanaan Syiar Ramadan bersama ulama Alquran dari Mesir. Kehadiran mereka memberikan semangat baru bagi jamaah untuk lebih memakmurkan masjid dengan membaca dan mempelajari Alquran,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah yang diimami secara bergantian oleh para ulama Alquran dari Mesir. Lantunan ayat-ayat suci Alquran yang dibaca dengan tartil dan suara yang merdu semakin menambah kekhusyukan ibadah malam itu.

Kehadiran para ulama Alquran dari Mesir dalam rangkaian Syiar Ramadan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat Makassar. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat umat Islam agar semakin dekat dengan Alquran, memperbaiki bacaan, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, terutama di bulan suci Ramadan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita