PKB Sulsel Bentuk Tim Lima Penjaringan

  • 17 Feb 2026 18:28 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Usai Musyawarah Wilayah (Muswil) dan pelantikan pengurus DPW PKB Sulawesi Selatan, kepengurusan baru langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi, dikantor DPW PKB Sulsel Jalan Prof Abdul Rahman Basalamah Selasa, 17 Februari 2026. Dibawah kepemimpinan Azhar Arsyad, DPW PKB Sulsel membentuk Tim 5 yang bertugas mempersiapkan proses penjaringan calon ketua DPC di 24 kabupaten/kota.

Tim 5 resmi diperkenalkan pada Selasa (17/2/2026) dengan komposisi Syamsu Rizal sebagai koordinator, bersama Zulfikar Limolang, Wawan Mattaliu, Nasra Hasse, dan Rusdi Idrus. Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menjelaskan tim tersebut akan menjalankan proses rekrutmen dengan mekanisme yang sama seperti pemilihan Ketua DPW sebelumnya.

“Nama-nama yang masuk akan mengikuti Uji Kompetensi dan Kemampuan (UKK) tahap 1 dan tahap 2. UKK 1 dilakukan pihak eksternal, seperti tes psikologi dan lainnya. Sedangkan UKK 2 dilakukan oleh DPP. Sepenuhnya penentuan ketua ditetapkan oleh DPP,” ujar Azhar.

Ia menegaskan, pola seleksi berjenjang itu dirancang untuk memastikan figur yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas kepemimpinan dan integritas. Sementara itu, Koordinator Tim 5 Syamsu Rizal atau Deng Ical menyampaikan tim akan mulai bekerja pada 28 Maret hingga 20 April untuk merampungkan penjaringan di seluruh daerah.

Menurut anggota DPR RI tersebut, Tim 5 memegang peran strategis dalam menyukseskan Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar serentak selama kurang lebih satu bulan. “Tim ini bekerja untuk memastikan siapa saja yang punya kapasitas terbaik, baik untuk mengelola partai maupun menjalankan tugas-tugas kebangsaan. Semua itu dipetakan di masing-masing wilayah,” kata Deng Ical.

Selama masa kerja, tim akan menginventarisasi perkembangan organisasi, melakukan konsolidasi kader, serta mengidentifikasi figur potensial untuk memimpin DPC maupun mengisi struktur kepengurusan. Ia menambahkan, wilayah kerja dibagi ke dalam enam zona dengan pendekatan forum group discussion (FGD), riset, hingga diskusi terbuka guna menjaring gagasan dan partisipasi publik seluas-luasnya.

“PKB membuka ruang bagi siapa pun yang ingin berkontribusi memperkuat partai dan membangun daerah. Semua aspirasi akan kami akumulasi secara terbuka dan objektif,” tutupnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita