Bahlil Sebutkan Calon Kuat Ketua Golkar Sulsel
- 15 Feb 2026 22:10 WIB
- Makassar
RRI. CO ID, Makassar - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyebut sejumlah nama calon kuat Ketua Golkar Sulawesi Selatan saat membuka Sidang Dewan Pleno (SDP) HIPMI 2026 di Hotel Four Points Makassar, Minggu, 15 Februari 2026. Dalam sambutannya di hadapan peserta sidang pleno HIPMI tahun 2026 itu, Bahlil secara terbuka menyinggung dua figur yang disebut-sebut bakal bersaing memperebutkan kursi Ketua Golkar Sulsel. Keduanya adalah Munafri Arifuddin dan Ilham Arif Sirajuddin.
Suasana pun mencair ketika Bahlil melontarkan candaan terkait dinamika internal partai di Sulsel. Ia mengaku “pusing” karena lebih dari satu kader potensial menyatakan kesiapan untuk maju. “Di sini ada Pak Appi yang akan jadi Ketua Golkar, dan ada juga Pak Aco yang sama-sama ingin jadi ketua. Pusing saya ini,” ujar Bahlil sambil tertawa, disambut riuh peserta.
Tak hanya itu, Bahlil kembali menegaskan bahwa kedua nama tersebut memiliki latar belakang yang kuat, termasuk kedekatan dengan organisasi HIPMI. Hal itu, menurutnya, menjadi nilai tambah tersendiri. “Yang terhormat semuanya, Kak Aco. Kak Aco juga calon Ketua Golkar Sulsel ya? Sama-sama HIPMI, Kak Aco ini HIPMI juga. Pusing saya kalau begini,” ucapnya lagi, yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
Pernyataan tersebut memicu spekulasi terkait arah dukungan DPP Golkar dalam suksesi kepemimpinan di tingkat provinsi. Meski disampaikan dalam suasana santai, ucapan Bahlil dinilai sarat makna politik. Sidang Dewan Pleno HIPMI 2026 sendiri menjadi momentum konsolidasi para pengusaha muda, sekaligus ajang silaturahmi sejumlah tokoh politik di Sulawesi Selatan.
Hingga saat ini, dinamika jelang pemilihan Ketua Golkar Sulsel terus bergulir, dengan sejumlah nama mulai mencuat dan menguat di internal partai. Sebelumnya Plt Ketua DPD Golkar Sulsel Mnantinya Said menyebut ada 6 nama calon telah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Ketua Golkar Sulsel pada agenda Musyawarah Daerah (Musda) nantinya.
Muhidin masih enggan membeberkan secara terbuka sosok-sosok yang ia maksud dalam pernyataannya tersebut. Ia memilih untuk menyimpan nama-nama itu dan tidak mengungkapkannya ke publik. “Saya kira jangan saya sebut,” ujar Muhidin saat diwawancarai di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Bontolempangan, Makassar, Minggu (1/2/2026) malam lalu.