Komisi IX DPR Sosialisasi MBG di Gianyar demi Atasi Stunting
- 11 Feb 2026 20:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Gianyar - Anggota Komisi IX DPR RI menyosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara luas kepada warga Kabupaten Gianyar, Bali. Kegiatan edukasi ini diselenggarakan bersama mitra kerja pemerintah yang menangani urusan tersebut yakni Badan Gizi Nasional (BGN).
Acara ini berlangsung di Banjar Calo, Desa Adat Pupuan, Kecamatan Tegallalang, pada hari Minggu, 8 Februari 2026. Tujuannya adalah mengedukasi masyarakat setempat mengenai pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang sejak usia dini.
”Kita semua menyadari bahwa gizi merupakan faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menjaga kualitas kesehatan masyarakat. Data menunjukkan bahwa kekurangan gizi, seperti stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan besar yang dihadapi bangsa ini,” kata Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Tutik Kusuma Wardhani dalam keterangannya, Selasa, 10 Februari 2026.
Pemerintah Indonesia sedang berupaya keras mengatasi berbagai tantangan nasional berupa ancaman stunting dan malnutrisi pada anak. Masalah asupan gizi seimbang menjadi fokus utama mereka demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia masa depan.
“Jangan takut program ini berhenti di tengah jalan, tidak akan terjadi seperti itu, karena dibutuhkan masyarakat dan Negara untuk menuju indonesia emas 2045. Maka dari itu, kita harus menyiapkan sumber daya manusia yang hebat. Salah satunya dengan memberikan asupan gizi seimbang,” ucap Tutik.
Sasaran utama bantuan makanan ini mencakup seluruh peserta didik mulai jenjang pendidikan usia dini hingga menengah atas. Kelompok masyarakat rentan seperti ibu hamil dan balita juga akan mendapatkan manfaat kesehatan dari program ini.
Keberlanjutan program ini diharapkan mampu mendorong produktivitas masyarakat serta memicu pertumbuhan ekonomi di tingkat pedesaan lokal. Pemerintah memastikan proses pembenahan sistem distribusi akan terus dilakukan agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata.
“Kita tahu untuk dampak positifnya yang sangat signifikan untuk masyarakat seperti meningkatkan kesehatan. Tujuannya bagaimana anak-anak meningkat kesehatannya, kecerdasannya, tidak ada stunting dan juga pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Tutik.
Sejumlah warga desa merasa sangat terbantu karena program pemerintah ini mampu meringankan beban biaya pemenuhan gizi. Masyarakat berharap agar pelaksanaan pemberian makanan bergizi dapat berjalan dengan lancar dan konsisten pada masa depan.
” Sebagai masyarakat penerima kami senang dan bwrharap program MBG dijalankan dengan baik demi generasi kedepan,” kata Komang, masyarakat setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....