Yahya Zaini Usul Program MBG Diatur dalam Undang-Undang
- 28 Jan 2026 15:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mengusulkan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diatur dalam sebuah produk undang-undang (UU). Hal ini penting, untuk menjamin keberlanjutan program MBG dalam jangka panjang.
Politisi senior Partai Golkar itu menegaskan, tujuan utama MBG adalah menciptakan generasi Indonesia yang cerdas dan unggul di masa depan.
Sehingga, manfaat program tersebut tidak bisa diukur hanya dalam waktu lima hingga 10 tahun.
“Program MBG bukan program jangka pendek 5–10 tahun, tetapi merupakan program jangka panjang. Bisa satu atau dua generasi,” kata Yahya kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).
Karena itu, hasil nyata dari program tersebut baru akan dirasakan puluhan tahun ke depan. “Tujuan MBG untuk menciptakan generasi yang cerdas dan unggul, sehingga hasilnya baru dirasakan puluhan tahun mendatang," katanya.
"Untuk menjamin kesinambungan program MBG, saya mengusulkan supaya diatur dalam undang-undang,” ujar Yahya Zaini. Ia lantas menekankan pentingnya keberlanjutan program tersebut meskipun terjadi pergantian pemerintahan.
Yahya pun berharap, program MBG tidak bergantung pada siapa pun presiden yang menjabat. “Supaya bisa terus berkelanjutan, tidak tergantung kepada siapa presidennya, pelaksanaan program semacam MBG di negara lain sudah puluhan bahkan ada yang ratusan tahun,” ucapnya.
Ia kemudian mencontohkan sejumlah negara yang telah menjalankan program makan bergizi dalam waktu lama. Seperti Jepang selama 137 tahun, Brasil 71 tahun, dan India 31 tahun.
“Kalau di Indonesia hanya dilaksanakan 5–10 tahun. Maka, hasilnya tidak akan kelihatan terhadap peningkatan kualitas manusia Indonesia,” kata Legislator asal Dapil Jatim VIII itu.
Di kesempatan terpisah, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyambut positif usulan tersebut. Ia menilai pengaturan MBG melalui undang-undang merupakan langkah terobosan yang baik untuk memperkuat keberlanjutan program.
Sehingga, manfaat dari program ini akan bisa terus berkesinambungan bagi generasi masa depan bangsa. “Sesuatu yang positif,” ujar Dadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....