Sosialisasi MBG Perjelas Tujuan dan Literasi Gizi Masyarakat

  • 26 Nov 2025 16:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Buleleng: Penyampaian informasi tentang literasi gizi menyeluruh sangatlah krusial agar publik mampu mengerti tujuan kebijakan pemerintah dengan tepat. Hal ini mencegah munculnya kesalahpahaman publik terkait manfaat program yang sedang digulirkan oleh negara.

Penegasan tersebut diutarakan dalam agenda sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertempat di Kabupaten Buleleng, Bali. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI menekankan aspek literasi gizi tersebut dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu (23/11/2025).

“Program ini bukan hanya tentang penyediaan makanan, tetapi tentang memastikan setiap anak dan kelompok prioritas mendapatkan dukungan gizi yang layak. Kami ingin masyarakat memahami bahwa upaya ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup bangsa, dan sosialisasi seperti ini penting agar informasi yang diterima benar-benar utuh dan dapat dipahami dengan jelas,” ujar Charles Honoris.

Menurutnya, DPR RI bekerja sama dengan mitra Badan Gizi Nasional (BGN) demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Forum tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan konsep Program MBG kepada warga.

Pemerintah pusat merancang langkah strategis ini untuk menciptakan generasi muda yang jauh lebih sehat. Generasi penerus bangsa juga dipersiapkan agar selalu produktif ketika menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Pentingnya kolaborasi lintas sektor turut menjadi sorotan utama agar kebijakan ini dapat berjalan optimal. Seluruh komponen daerah diminta saling bekerja sama mendukung implementasi rencana yang dibuat pemerintah pusat.

“Kami melihat Buleleng memiliki potensi besar untuk menjadi contoh pelaksanaan program ini. Selain meningkatkan pemahaman gizi, program ini juga membuka peluang bagi penguatan ekonomi lokal karena bahan pangan dapat diambil dari para produsen setempat. Dengan demikian, manfaatnya hadir secara ganda: kesehatan terjaga, ekonomi masyarakat ikut bergerak,” kata Ketua Regional BGN Provinsi Bali Risca Christina.

Peran serta orang tua dan lembaga pendidikan dinilai sangat mutlak untuk menunjang keberhasilan program. Dukungan masyarakat lokal sangat dibutuhkan karena inisiatif nasional ini tidak mungkin mampu berdiri sendiri.

Penerapan kebijakan gizi tersebut tidak boleh hanya berhenti pada tahap pemenuhan kewajiban administratif semata. Masyarakat luas diharapkan bisa benar-benar merasakan manfaat nyata dari investasi kesehatan jangka panjang ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....