Program MBG Mendukung Ketahanan Pangan dan Pertanian Lokal

  • 16 Jun 2025 14:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Agam: Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama menyatakan MBG mendukung ketahanan pangan dan pertanian lokal. Program ini juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Aula Gedung Guru, Kantor Camat Kamang Magek, Agam, Jumat (13/6/2025). Acara yang dihadiri 300 warga setempat ini diselenggarakan DPR RI bermitra dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Tujuannya untuk meningkatkan asupan gizi dan menurunkan angka stunting masyarakat. Ade Rezki menyampaikan langsung pentingnya keberlanjutan program MBG dalam konteks pembangunan nasional.

“Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis merupakan penjamin kesehatan, pertumbuhan anak, mendukung ketahanan pangan dan pertanian lokal. Upaya Presiden menyediakan pemenuhan gizi merupakan investasi strategis Pemerintah di bidang human capital yang akan meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ade Rezki dalam keterangannya, Minggu (15/6/2025).

BGN, lanjutnya, memiliki peran penting dalam RPJMN 2025–2029 sebagai koordinator pelaksanaan MBG. BGN bertugas memastikan pemenuhan gizi masyarakat melalui berbagai bentuk intervensi langsung.

Ade juga menyebut telah berdiri tiga Sentra Pemenuhan Pangan dan Gizi (SPPG) di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Lokasinya berada di Lubuk Basung, Sungai Pua, dan Tilatang Kama.

“Artinya butuh lebih banyak SPPG agar dapat melayani total estimasi penerima manfaat,” katanya.

Ia mendorong perluasan cakupan layanan gizi berbasis komunitas. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Arma Citra menegaskan dukungan terhadap BGN melalui edukasi gizi.

“Dinas Kesehatan memiliki peran sentral dalam menjamin kualitas, keamanan, dan mutu produk makanan,” ucap Arma.

Ia menjelaskan pentingnya edukasi tentang gizi seimbang bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak. Gizi berkualitas mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air dalam takaran tepat.

Tenaga Ahli Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Adib Al-Fikry, menjelaskan bahwa MBG bukan sekadar pembagian makanan. Dengan informasi yang jelas, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan program.

Program MBG dirancang untuk memberi akses gizi kepada anak sekolah, ibu hamil, dan balita. Masyarakat dapat menjadi mitra program melalui situs resmi BGN tanpa dipungut biaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....