Dolan Magetan, Pulang Bawa Sayuran Untuk Buah Tangan
- 29 Mei 2024 16:03 WIB
- Madiun
KBRN, Magetan : Kabupaten Magetan yang terletak di sebelah barat Madiun, telah mendapat hati tersendiri di benak masyarakat sekitar karena memiliki banyak destinasi wisata yang beragam, salah satunya Telaga Sarangan. Seringkali dipilih menjadi tempat tujuan berlibur atau refreshing, Magetan menghadirkan pengunjung tak hanya dari Karesidenan Madiun, tetapi juga pengunjung dari luar kota karesidenan.
Buah tangan atau oleh – oleh yang menjadi bagian tak terpisahkan dari berwisata, menjadi pembahasan paling menarik. Kue bolu, carang mas, jenang candi, jerangking, aneka kerajinan kulit, dan batik Pring Sedapur merupakan oleh – oleh paling populer saat berkunjung ke kota yang memiliki julukan The Sunset of East Java dan The Nice of Java.
Namun ternyata tak hanya itu saja yang dapat dibawa dari Magetan. Letaknya yang berada di lereng Gunung Lawu memiliki potensi alam yang besar dalam menghasilkan produk pertanian karena di dukung dengan tanah yang subur. Berbagai macam jenis sayuran tersebut diperjualbelikan di pasar Plaosan yang saat ini merupakan pasar yang berbasis agrobisnis.
Lokasi pasar berada di tepi jalan utama jalur Magetan - Sarangan. Strategis dan mudah dijangkau oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Sehingga wisatawan yang sedang berkunjung ke Telaga Sarangan atau Kebun Refugia, dapat mampir ke pasar Plaosan untuk berbelanja produk pertanian yang segar dan berkualitas, yang di dapat langsung dari petani.
Sentra komoditas sayuran yang lengkap mulai dari sayur kol, brokoli, sawi, bayam, kangkung, selada, terong, mentimun, tomat, bawang, jagung dan masih banyak lagi, menarik perhatian wisatawan karena dijual dengan harga yang cukup murah.
Penjual bahkan menyediakan paket bahan sayur sop dengan harga sepuluh ribu per paket. Untuk pembelian tiga paket, cukup membayar dua puluh lima ribu saja. Paket inilah yang kemudian menjadi alternatif buah tangan saat berkunjung ke Magetan, khususnya tempat wisata yang melewati pasar sayur Plaosan tersebut.

“ Sop – sopan (bahan sayur sop) ini yang paling laris dibeli pengunjung buat oleh – oleh “, ungkap Lastri seorang penjual di pasar Plaosan menjelaskan.
Keberadaan pasar wisata sayur ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan dan tentunya menunjang pendapatan penduduk desa Plaosan, khususnya para petani sayur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....