Pasca Insiden, Disparpora Akan Evaluasi Wisata Tawun

  • 08 Sep 2026 11:47 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, NGAWI — Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi mengambil langkah cepat pascamusibah yang terjadi di objek wisata Tawun. Diketahui, bertepatan dengan acara Pasar Jadul, Minggu 6 September 2026, seorang anak berinisial RDA warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang dewasa Taman Wisata Tawun.

Kepala Disparpora Kabupaten Ngawi, Wiwien Purwaningsih, mengonfirmasi bahwa pihak keamanan tidak menutup objek wisata Tawun secara keseluruhan. Penutupan dengan garis polisi hanya dilakukan di lokasi terjadinya musibah untuk kepentingan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara area kolam lainnya tetap beroperasi seperti biasa.

Menanggapi insiden ini, Wiwin menyampaikan Disparpora Ngawi menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi total. selain aspek keselamatan pengunjung, evaluasi tersebut juga mencakup penataan personil internal dan perbaikan infrastruktur di kawasan wisata. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana penunjang dapat memberikan kenyamanan serta jaminan keamanan yang optimal.

“Terutama evaluasi bagi kami, sebagai pengelola Disparpora harus evaluasi total dengan kejadian ini, dari sisi keamanan pengunjung, kemudian dari sisi penataan personil kami, kemudian dari infrastruktur supaya pengunjung lebih aman dan nyaman”kata Wiwien, Selasa 8 September 2026.

Wiwien melanjutkan guna memperkuat perlindungan bagi para wisatawan, Disparpora Ngawi juga merencanakan penerapan asuransi pengunjung yang disisipkan dalam tiket masuk. Rencana ini akan segera dikonsultasikan dan diajukan kepada Bupati Ngawi untuk mendapatkan persetujuan serta penyusunan kerja sama lebih lanjut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....