Novita Hardini: Pacitan Jangan Hanya Jual Destinasi, tapi Pengalaman Wisata

  • 28 Agt 2026 14:21 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Pacitan - Pantai Klayar menjadi salah satu magnet utama di sektor wisata Kabupaten Pacitan. Menurut data dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, Pantai Klayar mampu mencatatkan 215 ribu kunjungan pada tahun 2024.

Meski begitu, Novita Hardini, anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan menilai, saat ini wisatawan perlu diarahkan untuk mengenal destinasi lainnya. Karena menurutnya, semakin lama wisatawan tinggal di lokasi tersebut, maka semakin banyak pintu ekonomi yang terbuka.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Novita menawarkan empat langkah yang perlu diperkuat untuk menjadikan Pacitan sebagai destinasi incentive trip. Salah satunya dengan menyiapkan paket wisata yang siap dijual, mulai dari paket perjalanan dua hari, tiga hari, hingga lebih lama.

Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Pariwisata, DPR RI, pelaku industri pariwisata, agen perjalanan, hotel, komunitas, UMKM, desa wisata hingga generasi muda. “Anak-anak muda Pacitan punya kemampuan luar biasa membuat konten. Jangan hanya menjual foto pantai yang cantik. Mari kita jual pengalaman bagaimana rasanya menikmati sunrise, kuliner khas, hingga merasakan kebersamaan dalam perjalanan yang tidak ditemukan di tempat lain,” tegas Novita.

Lebih lanjut, Novita menambahkan, wisata bukan hanya tentang tempat. “Ada bapak yang membuka warung, ibu yang menyiapkan makanan khas, pemuda yang menjadi pemandu, dan pengrajin yang membuat cendera mata. Ketika satu rombongan incentive trip datang, yang bergerak bukan hanya satu hotel atau satu objek wisata. Bisa jadi satu kampung ikut merasakan manfaatnya,” tuturnya.

Oleh karena itu, Novita meminta pengembangan pariwisata Pacitan tetap mempertahankan identitas lokal. Ia menilai, karakter masyarakat Pacitan yang ramah dan terbuka terhadap wisatawan justru dapat menjadi bagian dari pengalaman yang dapat ditawarkan kepada pengunjung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....