Watumejo Mangrove Park Pacitan Ajak Wisatawan Menanam Mangrove
- 22 Agt 2026 23:44 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Berwisata ke Pacitan tidak hanya menawarkan pengalaman menikmati keindahan alam, tetapi juga kesempatan untuk belajar sekaligus ikut menjaga lingkungan.
Salah satunya bisa dilakukan wisatawan melalui Watumejo Mangrove Park yang berada di Dusun Kiteran, Desa Kembang, Kabupaten Pacitan.
Di lokasi tersebut, pengunjung tidak hanya dapat menikmati kawasan pantai dan hamparan hutan mangrove, tetapi juga berkesempatan menanam mangrove secara langsung.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk wisata edukasi sekaligus upaya menjaga kawasan pesisir dari potensi pengikisan pantai. Untuk mengikuti kegiatan penanaman, wisatawan cukup membayar Rp 4.000 dan akan mendapatkan satu bibit mangrove.
Proses penanaman dilakukan di area yang telah ditentukan pengelola.
Pengelola akan membantu menyiapkan lubang untuk bibit, kemudian wisatawan dapat membuka sedikit bagian plastik pada bibit sebelum memasukkannya ke dalam lubang dan menutup kembali dengan pasir bekas galian.
Setelah ditanam, bibit mangrove diberi potongan bambu yang kemudian diikat menggunakan tali rafia sebagai penanda sekaligus penyangga. Pengikatan tidak boleh dilakukan terlalu kencang agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.
Selanjutnya, bibit mangrove yang telah ditanam akan dirawat oleh pengelola. Di kawasan tersebut juga telah terdapat sejumlah mangrove yang ditanam oleh wisatawan sebelumnya. Beberapa di antaranya bahkan telah tumbuh besar dan meminimalisir terjadinya pengikiran pantai oleh air laut.
Selain aktivitas penanaman mangrove, perjalanan menuju kawasan tersebut juga menawarkan pemandangan yang menarik. Pengunjung melewati jembatan kayu menuju hamparan pohon pinus yang dilengkapi sejumlah ayunan. Kawasan yang dipenuhi pepohonan tersebut dapat menjadi tempat untuk bersantai maupun mengabadikan momen.
Wisatawan kemudian dapat melanjutkan perjalanan melewati kawasan mangrove hingga menuju area pesisir. Dari kawasan tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan laut sekaligus melakukan kegiatan penanaman mangrove.
Salah satu pengunjung, Nia, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan penanaman mangrove bersama rekan-rekannya. Menurutnya, aktivitas tersebut memberikan pengalaman berbeda karena tidak hanya berwisata, tetapi juga ikut menjaga kelestarian ekosistem mangrove.
“Senang sekali bisa ikut menanam mangrove bersama teman-teman. Ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi kami, karena selain berwisata, kami juga bisa ikut menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove,” ujar Nia ketika berwisata ke Pacitan pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Nia berharap mangrove yang telah ditanam dapat terus tumbuh dan berkembang sehingga memberikan manfaat bagi kawasan pesisir. Apalagi telah terjadi perubahan area pesisir pantai dikarenakan terkikis oleh ombak pantai.
“Harapannya, mangrove yang kami tanam ini bisa terus tumbuh dan berkembang, sehingga nantinya dapat membantu melindungi pantai dari pengikisan air laut,” lanjutnya.
Melalui wisata edukasi di Watu Mejo Mangrove Park, kunjungan wisatawan tidak berhenti pada menikmati keindahan alam. Setiap bibit yang ditanam menjadi bagian dari pengalaman untuk mengenal sekaligus menjaga lingkungan pesisir Pacitan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....