Alasan Pasar Jajal Wae Ngawi Digelar Setiap Minggu Pon

  • 12 Jan 2026 17:12 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ngawi : Pasar Jajal Wae di Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, digelar setiap Ahad Pon atau Minggu Pon berdasarkan penanggalan Jawa. Pemilihan hari tersebut dilakukan untuk menghindari benturan dengan agenda wisata di wilayah Kabupaten Ngawi.

Anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Girikerto, Titik Nuryani, menjelaskan penentuan Minggu Pon pada awalnya tidak direncanakan secara khusus. Namun, waktu tersebut dinilai paling memungkinkan setelah mempertimbangkan agenda kegiatan wisata yang sudah lebih dulu ada.

"Awalnya tidak sengaja dan itu menyesuaikan event-event di Ngawi. Ahad Legi sudah ada Pasar Tawun. Kita mendapat saran dari Kepala Dinas Pariwisata untuk mencari tanggal yang berbeda. Akhirnya kita ambil Minggu Pon yang saat itu belum ada event-nya," jelasnya, Minggu (11/1/2026).

Penetapan Minggu Pon membuat Pasar Jajal Wae digelar secara selapanan atau setiap 35 hari sebagai bagian dari penyesuaian agenda wisata di Kabupaten Ngawi. Sejak pertama kali dilaksanakan pada Juli 2023, pasar tersebut telah digelar sebanyak 15 kali.

Titik menyampaikan Pasar Jajal Wae menyediakan berbagai kuliner tradisional yang dijajakan warga desa setempat. Makanan yang dijual berupa jajanan dan hidangan berbahan lokal yang kini mulai jarang ditemui.

Pola penyelenggaraan selapanan membuat aktivitas pasar tidak berlangsung setiap pekan. Sehingga memberi waktu bagi warga untuk menyiapkan produk sekaligus menyesuaikan dengan agenda wisata lainnya di Kabupaten Ngawi. (UF).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....