Ketika Laut Klayar Berbisik dan Batu Menyimpan Bahaya
- 30 Mei 2025 23:29 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Sekitar 40 menit dari pusat Kota Pacitan, destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati perpaduan pesona alam dan pengalaman seru di tepi Samudera Hindia. Dengan pasir putih halus, karang unik berbentuk Sphinx, serta fenomena alami seruling laut, Pantai Klayar menawarkan lebih dari sekadar pemandangan.
Selain menikmati panorama indah, banyak pengunjung yang gemar berburu hewan-hewan kecil seperti kepiting, keong, dan ikan-ikan mungil yang bersembunyi di sela-sela batu karang. Aktivitas ini terutama disukai oleh keluarga dan anak-anak yang ingin mengenal lebih dekat kehidupan laut sekaligus membawa pulang kenang-kenangan unik.
“Banyak dari kami yang asyik mencari kepiting dan ikan kecil di celah karang. Ini sangat menyenangkan dan edukatif untuk anak-anak,” ujar Dian, wisatawan asal Malang. Jumat (30/05/2025).
Namun, pengelola pantai mengingatkan agar wisatawan selalu waspada dan mematuhi aturan keselamatan. Berbagai insiden seperti terseret arus laut pernah terjadi, terutama bagi mereka yang bermain terlalu dekat dengan ombak besar di sekitar batu karang.
“Kami rutin memasang tanda peringatan dan mengingatkan pengunjung agar tidak bermain terlalu dekat ombak besar. Keselamatan pengunjung adalah prioritas utama,” jelas Harmoko, Pantai Klayar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....