Ada 12 Geopark Indonesia yang Mendunia Loh!
- 30 Apr 2025 08:56 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Indonesia memang kaya akan pesona keindahan alamnya yang masyhur hingga belahan dunia lainnya. Salah satunya geopark yang dimiliki Indonesia saat ini, dimana geopark merupakan kawasan yang mempunyai unsur geologi bernilai tinggi, serta biasanya dilengkapi dengan keragaman hayati maupun keragaman budaya yang terus dikembangkan dengan sangat baik.
Melansir dari Instagram resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia @kemenpar.ri bahwa UNESCO mengakui 2 kawasan geopark Indonesia yang masuk dalam jajaran UNESCO Global Park. Kedua kawasan geopark tersebut yaitu geopark Kebumen di Jawa Tengah, dan geopark Meratus yang berada di Kalimantan Selatan.
Selain kedua kawasan geopark tadi, sebelumnya sudah ada 10 geopark Indonesia yang mendunia, sehingga total tahun 2025 ini terdapat 12 kawasan geopark di Indonesia yang telah masuk dalam jajaran UNESCO Global Park. Berikut 12 geopark di Indonesia yang mendunia sekaligus menjadi daya tarik sekaligus memberikan manfaat bagi sektor pariwisata:
Geopark Batur
Geopark Batur memiliki potensi wisata yang luar biasa dan pada tahun 2012 menjadi geopark pertama di Indonesia yang masuk dalam UNESCO Global Geopark. Terletak di Kabupaten Bangli, Bali, geopark Batur memiliki daya tarik pada keindahan alam yang terbentuk secara alami dari jejak letusan Gunung Batur. Selain itu, kaldera di Geopark Batur menjadi salah satu kaldera terbesar dan terindah di dunia.
Geopark Gunung Sewu
Geopark yang kawasannya membentang di tiga kabupaten meliputi Gunung Kidul, WOnogiri, serta Pacitan ini diakui UNESCO pada tahun 2015 silam. Kekayaan arkeologisnya lah menjadi warisan budaya manusia masa lampau.
Disini terdapat banyak peninggalan budaya paleolitikum-neolitikum, selain itu geopark Gunung Sewu menyuguhkan panorama sekitar 40 ribu bukit karst yang sangat indah.
Geopark Gunung Rinjani
Pada tahun 2018 kawasan geopark yang membentang di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Lombok Timur, ini masuk UNESCO ini, menawarkan kombinasi keanekaragaman hayati, keanekaragaman geologi, serta keragaman budaya yang indah. Adapun terdapat keragaman flora dan fauna berstatus endemik seperti bunga anggrek (Vanda Limbata), Celepuk Rinjani, Elang Flores, dan banyak lagi.
Geopark Ciletuh
Jawa Barat juga punya geopark yang telah diakui UNESCO, yakni Geopark Ciletuh. Geopark seluas 126.000 hektare ini tak hanya memiliki pemandangan indah saja. Tapi, dikelilingi hamparan aluvial dengan bebatuan unik. Menariknya, kawasan Geopark Ciletuh dikelilingi berbagai destinasi wisata. Seperti Pantai Cimaja yang terkenal dengan gulungan ombak menantang dan menjadi incaran peselancar dunia, Air Terjun Awang, Taman Purba, dan banyak lagi.
Geopark Danau Toba
Terbentuk dari letusan Gunung Toba yang terjadi puluhan ribu tahun silam, nyatanya sukses menciptakan bentang alam dan potensi wisata yang menakjubkan. Melalui pesona keindahan alam yang ditawarkan, tidak heran juga jika menjadi salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ini menjadi langganan tuan rumah event skala internasional. Salah satu diantaranya F1 Powerboat Danau Toba 2024.
Geopark Ijen
Daya tarik Geopark Ijen tidak sekadar keunikan geologi dan budaya saja, namun juga adanya fenomena alam blue fire di kawasan Gunung Ijen yang telah mendunia. Kawasannya terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Geopark Belitung
Geopark Belitung terpilih sebagai Global Geopark berkat perpaduan keberagaman geologis, budaya, biologis, serta geografis yang unik dari Negeri Laskar Pelangi ini. Adapun akan kita jumpai warisan geologi bernilai tinggi, seperti kenampakan geomorfologi batuan granit perairan, peninggalan gunung api purba bawah laut, penemuan mineral timah terbesar di Asia Tenggara, serta Batu Meteorit (Tektit/Satam) yang tersebar pada zona kuarter alluvial.
Geopark Maros Pangkep
Geopark yang berada di Sulawesi Selatan ini baru masuk dalam UNESCO Global Geopark pada tahun 2023. Dimana terdapat lanskap kelas dunia dengan tipe tower karst yang menjulang tinggi dan tersusun dari tumpukan bebatuan gamping yang khas. Selain memiliki lanskap karst kelas dunia, Geopark Maros Pangkep merupakan kawasan karst terbesar kedua di dunia, setelah Cina Selatan. Menariknya, di geopark ini juga terdapat ratusan gua yang menjadi tempat tinggal manusia prasejarah.
Geopark Merangin Jambi
Geopark Indonesia yang mendunia berikutnya adalah Geopark Merangin Jambi, yak sekaligus menjadi tempat rafting terbaik di Indonesia. Daya tarik geopark ini adalah adanya fosil tanaman yang ditemukan pada sebagian batuan yang diperkirakan sudah ada sejak ratusan juta tahun silam.
Geopark Raja Ampat
Dijuluki sebagai “The Emerald Karst in the Equator” berkat gugusan karst yang terletak tepat di garis khatulistiwa, membuatnya masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark. Keberagaman ekosistem laut di Raja Ampat menjadi nilai lebih bagi geopark satu ini serta masih menjadi habitat berbagai jenis satwa dan tumbuhan endemik yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Geopark Kebumen
Geopark yang berada di Kebumen Jawa Tengah ini mencakup 22 kecamatan, dan 374 desa/kelurahan. Selain itu memiliki lanskap perbukitan di Utara, kawasan karst berbentuk kerucut di bagian barat daya dan dataran aluvial yang datar di bagian tengah dan tenggara. Pesona alamnya mencuat, berkat aktivitas tektonik lempeng yang telah berlangsung sejak ratusan juta tahun lalu.
Geopark Meratus
Terletak di Kalimantan Selatan, atau disebut juga dengan ‘Teh Soul of Borneo’ , geopark ini terkenal sebagai habitat flora maupun fauna endemik seperti anggrek bulan dan bekantan. Selain itu juga menjadi rumah untuk masyarakat adat Banjar dan Dayak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....