Lakukan Hal ini Jika Ingin Mempertahankan Argumen Kamu!
- 24 Jan 2024 08:46 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Berargumen merupakan salah satu bentuk interaksi yang penting dalam dunia politik, akademik, dan masyarakat umum. Dalam Berargumen, peserta berusaha mempertahankan pendapat mereka dan mengungkapkan argumen yang kuat untuk meyakinkan peserta lainnya. ada kalanya kita harus berurusan dengan orang yang berkepribadian sulit menerima masukan, atau singkatnya disebut ngeyel. Situasi pun kerap makin tidak enak jika kita terpaksa harus beradu argumen atau meluruskan pendapatnya.
Dosen sekaligus Psikolog Dari Univ. Katolik Windya Mandala Surabaya Kampus Madiun (UKWMS), Andi Cahyadi, M.Psi menyebut "Diskusi dengan orang lain merupakan sebuah hal yang sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk mengambil keputusan bersama. Namun, tak jarang adu argumenpunpun kerap kali ditemukan dalam sebuah diskusi. Perbedaan pendapat tersebut merupakan hal yang wajar dan lumrah terjadi pada setiap orang''
Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum melempar Argumen. Argumen tidak hanya sekedar berbicara begitu saja. Aktivitas ini merupakan sebuah perpaduan dari keterampilan berbicara dan pengetahuan yang lengkap terkait topik yang akan didebatkan. Tanpa persiapan yang matang, maka kemungkinan sulit untuk mempertahankan Argumen.
"Jangan sampai saling menyerang, menyalahkan yang ditakutkan bisa memecah pershabatan bahkan persaudaraan. sampaikan argumen dengan sopan, Jelas, tidak memotong pembicaraan lawan bicara dan yang lebih penting lagi adalah lengkapi argumen dengan Data yang kuat"' ungkap Andi dalam Talkshow Program Curhat Dong di FM 95.2 Pro 2 RRI Madiun, Senin (22/1/2024).
Dalam buku "Retorika" karya P. Dori Wuwur Hendrikus (1991) menjelaskan saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia dengan tujuan mencapai kemenangan untuk satu pihak. Poin yang bisa disimpulkan dari Wuwur adalah mencapai kemenangan untuk satu pihak. Jika diambil aspek inti dari definisi KBBI dan Wuwur, maka memiliki dua simpul yang serupa: harus ada yang menang. Jika pihak yang dianggap kalah masih ngotot merasa pandangannya benar, maka ia harus mencari argumen yang lebih kuat dari pihak yang menang.
"Menyampaikan Argumen itu sebenarnya tak melulu harus diterima dan menang lho. Kalah juga nggak apa-apa kok, berargumen itu kan juga bisa menjadi salah satu strategi untuk menyampaikan sesuatu yang benar", kata Andi, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....