Passion vs Cuan, Anak Muda Pilih Mana?

  • 17 Okt 2025 13:18 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Di era modern ini, banyak anak muda menghadapi dilema antara mengejar passion atau sekadar mencari penghasilan tetap. Fenomena ini menjadi tanda perubahan mindset generasi Z yang semakin menekankan makna dan kepuasan pribadi dalam bekerja, tidak hanya soal gaji.

Psikolog Andi Cahyadi, M.Psi., menilai bahwa fenomena ini mencerminkan pergeseran nilai di dunia kerja. “Anak muda sekarang ingin pekerjaan yang memberi makna, bukan sekadar penghasilan. Mereka ingin merasa karya mereka dihargai dan memiliki kontribusi nyata,” ujar Andi, Kamis (16/10/2025).

Meski demikian, Andi menambahkan bahwa faktor ekonomi tetap penting. “Tidak semua orang bisa sepenuhnya hidup dari passion. Banyak juga yang tetap perlu pekerjaan dengan gaji stabil untuk menutupi kebutuhan hidup. Tantangannya adalah bagaimana menyeimbangkan keduanya.”

Menurutnya, keseimbangan antara passion dan penghasilan bisa dicapai dengan strategi yang tepat, seperti memanfaatkan side hustle, freelance, atau pekerjaan kreatif yang sesuai dengan minat. “Kuncinya adalah perencanaan dan manajemen waktu. Passion harus diarahkan agar bisa menghasilkan nilai, baik secara finansial maupun personal.”

Andi juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental selama mengejar passion. “Terlalu fokus pada passion tanpa perhitungan bisa menimbulkan stres. Anak muda harus tetap sadar akan batasan diri dan tidak mengorbankan kesehatan demi mengejar cuan semata.”

Fenomena ini menunjukkan bahwa anak muda saat ini semakin cerdas dalam menilai pilihan karier. “Yang penting bukan memilih antara passion atau cuan, tapi bagaimana keduanya bisa berjalan beriringan. Kenali diri, tahu prioritas, dan jalani proses dengan bijak,” pungkas Andi Cahyadi.

Rekomendasi Berita