Ini Pernyataan Maresca setelah Resmi Menjadi Manajer Manchester City

  • 30 Jun 2026 10:48 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Enzo Maresca tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan antusiasmenya setelah resmi ditunjuk sebagai manajer Manchester City. Bagi pelatih asal Italia tersebut, kesempatan memimpin salah satu klub terbaik dunia bukan sekadar promosi karier, melainkan sebuah kepulangan.

“Manchester City adalah klub yang saya kenal dengan sangat baik dan kesempatan untuk melatih tim ini merupakan peluang yang luar biasa bagi saya,” ujar Maresca dalam pernyataan yang dikutip jurnalis ternama Fabrizio Romano.

Ia juga memberikan pujian besar kepada struktur organisasi klub.

“City adalah klub sepak bola yang dikelola dengan luar biasa. Semua yang mereka lakukan bersifat inovatif, terencana, dan memiliki tujuan yang jelas.”

Pernyataan tersebut bukanlah basa-basi seorang pelatih yang baru datang. Maresca memang memiliki hubungan yang cukup panjang dengan Manchester City. Sebelum meniti karier sebagai pelatih kepala, ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Pep Guardiola di Manchester City. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam mengenai filosofi permainan, budaya kerja, hingga struktur pengembangan pemain yang diterapkan klub.

Karier Maresca sendiri cukup menarik. Sebagai pemain, ia pernah membela sejumlah klub Italia dan Spanyol, termasuk Juventus, Sevilla FC, dan Málaga CF. Namun namanya mulai mendapat perhatian luas setelah beralih menjadi pelatih.

Langkah awalnya di dunia kepelatihan tidak selalu berjalan mulus. Ia sempat menangani tim U-23 Manchester City sebelum menerima tantangan sebagai pelatih kepala Parma Calcio 1913 pada 2021. Petualangan tersebut berakhir singkat setelah hasil tim tidak sesuai harapan.

Banyak pelatih muda mungkin akan kehilangan momentum setelah kegagalan seperti itu. Namun Maresca justru memilih kembali belajar di bawah Guardiola di Manchester City. Keputusan tersebut terbukti tepat.

Kesempatan berikutnya datang bersama Leicester City. Di sana, Maresca menunjukkan kemampuan yang membuat banyak pengamat mulai menyebutnya sebagai salah satu murid terbaik Guardiola. Leicester tampil dominan, memainkan sepak bola berbasis penguasaan bola yang atraktif, dan berhasil kembali ke Liga Primer Inggris. Keberhasilan tersebut mengangkat reputasinya secara signifikan.

Yang membuat Maresca menarik bagi Manchester City adalah kombinasi antara pemahaman terhadap filosofi klub dan kemampuannya mengembangkan pemain. Ia bukan sosok yang datang dengan ide yang sepenuhnya berbeda. Sebaliknya, ia dianggap mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Tantangan yang menantinya tentu tidak ringan. Mengelola Manchester City berarti menghadapi ekspektasi untuk memenangkan gelar setiap musim. Standar yang ditetapkan Guardiola begitu tinggi sehingga sekadar tampil kompetitif tidak akan dianggap cukup.

Namun dari pernyataan pertamanya, Maresca tampak memahami betul lingkungan yang akan ia masuki. Ia mengenal klub tersebut, memahami cara kerjanya, dan percaya bahwa struktur yang telah dibangun akan membantunya meraih kesuksesan.

Kini, pertanyaan terbesar bukan lagi apakah Maresca siap menangani Manchester City. Pertanyaannya adalah apakah ia mampu mempertahankan standar luar biasa yang selama ini membuat City menjadi salah satu kekuatan paling dominan dalam sepak bola modern. (NK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....