Super Copa 100 Tahun Gontor jadikan Olahraga sebagai Pintu Dakwah

  • 31 Mei 2026 20:53 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo mengadakan pertandingan sepak bola memperingati 1 abad atau 100 tahun PMDG. Eksebisi sebagai laga pembuka ajang Super Copa 100 tahun PMDG itu mempertemukan Gontor FC dengan Timnas All Star di Darussalam Gontor Stadium (DGS) Minggu sore (31/5/2026).

Ketua Umum Panitia Peringatan 100 Tahun PMDG, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi mengatakan, ajang tersebut bukan hanya sekadar olahraga, tetapi memberikan pendidikan karakter bagi para santri terutama dalam hal sportivitas dan menjunjung tinggi kejujuran.

"Ini salah satu bidang bahwa olahraga bukannya sesuatu yang tidak penting, justru ini adalah salah satu pintu dakwah. Nah kalau ada anak Gontor yang mau jadi pemain sepak bola, ya terserah tidak ada masalah," ujarnya.

Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi merasa bangga ketika nantinya ada santri atau alumni PMDG yang memiliki kemampuan luar biasa di bidang olahraga hingga menjadi pemain nasional. Ia mencontohkan ada alumni pondok dari Jakarta yang menjadi pemain basket, hingga ditunjuk menjadi trainer basket SMA Islam seluruh Jakarta.

Itu artinya, alumni pondok tak hanya piawai dalam berdakwah, tetapi juga dalam bidang olahraga.

"Sambil melatih anak-anak, dia sejatinya juga berdakwah. Misalnya setelah olahraga, dia mengingatkan anak-anak untuk salat dan sebagainya," tambahnya.

Di PMDG sendiri, para santri tidak hanya mendapat ilmu keagamaan, tetapi akademik dan non akademik termasuk salah satunya ekstrakurikuler sepak bola. Bahkan PMDG memiliki 10 klub yang rutin melakukan latihan.

Seperti diketahui, ajang Super Copa memperingati 100 tahun Gontor diikuti 16 klub. Bukan hanya tim dari pondok pesantren melainkan juga dari swasta.

Pertandingan sepak bola itu digelar hingga akhir Juni. Bahkan terbuka untuk umum sekaligus menjadi ajang hiburan bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....