Claudio Ranieri Tutup Cerita Indah Bersama AS Roma
- 21 Mei 2025 09:19 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Siapa yang tidak mengenal Claudio Ranieri, Pelatih Kharismatik Italia tersebut akhirnya menutup cerita dengan indah bersama klub yang sangat ia cintai, AS Roma. Ia meninggalkan klub ibukota tersebut dengan catatan indah dan pantas dikenang oleh fans AS Roma. Ia kembali dari masa pensiunnya dalam misi menyelamatkan AS Roma yang kehilangan arah di awal musim 2024/2025.
Hasilnya, menjelang berakhirnya musim ini, AS Roma mampu bangkit dan saat ini berada di papan atas dengan rekor 19 Kali tidak pernah kalah di Serie A!, selain itu, Roma juga masih ada kesempatan untuk meraih tiket ke Liga Champions musim depan.
Jika bukan AS Roma, mungkin Ranieri akan mengurungkan niatnya kembali ke dunia Sepakbola. Bersama Daniele De Rossi, Roma terbenam di zona degradasi di awal musim yang membuat Ranieri merasa harus melakukan sesuatu untuk klub yang ia cintai tersebut. Dari "gerombolan serigala yang kehilangan arah tanpa panutan yang jelas", Ranieri datang kembali untuk memimpin. AS Roma bersama Pelatih 73 itu akhirnya membangun kembali fondasi Klub yang mulai Rapuh. Roma bersatu dan akhirnya merangkak kembali ke papan atas klasemen.
Musim ini bukanlah kali pertama Ranieri menukangi tim masa kecilnya tersebut. Tercatat tiga kali Ranieri sudah melatih AS Roma, pertama di tahun 2011, kedua di tahun 2019, dan yang paling anyar tentu saja tahun ini. Ranieri selalu kembali ke kota kelahirannya.
Jauh sebelum ia jadi pelatih, Ranieri memulai petualangannya di dunia sepakbola bersama AS Roma. Sejak tahun 1972, Ranieri sudah membela AS Roma U-19. Oleh karena itu sampai kapanpun, AS Roma tetap menyimpan banyak kenangan baginya. Mengitari Eropa dari klub ke klub, hati Ranieri tetap akan selalu tertanam di kota kelahirannya, Roma.
Di luar taktik dan kehidupannya sebagai pelatih, Ranieri adalah sosok yang dihormati betul oleh publik Roma. Dengan sentuhan ajaibnya yang tulus, Ranieri berhasil mencatatkan rekor 19 laga tak terkalahkan. Tidak hanya Ranieri, seluruh pemain seakan ingin memberikan balasan yang terbaik. begitu juga para fans Roma yang menghargai jasanya. Ranieri menutup laga terakhirnya di Olimpico (19/5/2025) dengan pidato emosional yang penuh isak tangis, dan disambut haru sekaligus meriah dari Tifosi Roma.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....