Jamie Vardy, Dari Buruh Pabrik Hingga Mengangkat Trofi Premier League 2016

  • 25 Apr 2025 08:15 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Bye, Bye Jamie Vardy. Kemampuanmu selama bermain untuk Leicester City akan selalu teringat oleh para pecinta sepakbola di dunia ini. Pemain bengal yang tak pernah menyerah dalam hidupnya meski harus melalui jalan yang berliku dan tidak semudah Orang bayangkan.

Lahir di Sheffield pada 11 Januari 1987. Tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Vardy bisa memulai kariernya bersama klub kampung halamannya, Shefield Wednesday. Tapi nasih berkata lain. Kontraknya diputus karena dianggap terlalu kecil dan kurus untuk menjadi Atlet Sepakbola. Setelah diputus kontraknya, Vardy bergabung dengan klub amatir Stockbridge Park Steels pada 2003. Sulit baginya untuk menembus tim utama. Alhasil, ia mencari pekerjaan sampingan demi memenuhi kebutuhannya. Vardy memilih untuk bekerja sebagai buruh pabrik.

Apakah menjadi Buruh membuat Vardy Muda Gengsi? Jawabannya adalah, Tidak!. Vardy adalah pemain yang lahir dari kelas pekerja. Ayah tirinya adalah seorang pekerja mesin derek, dan ibunya bekerja di kantor pengacara. Sembari menekuni pekerjaannya sebagai teknisi serat karbon fiber, Vardy terus berjuang untuk bisa menembus tim utama Stockbridge. Kerja kerasnya pun terbayar. Ia berhasil menembus tim utama pada 2007.

Nasib baik pun mulai menjemput Vardy seiring kerja kerasnya. Pada tahun 2010, ia pindah ke Halifax Town. Pekerjaannya sebagai buruh pabrik pun tetap dilakoninya. Hanya semusim berselang, Fleedwood Town datang untuk meminang Vardy. Tawaran berharga yang membuat dirinya akan bermain di kompetisi kasta kelima Liga Inggris, dengan syarat, Vardy harus meninggalkan pekerjaan sampingannya sebagai buruh pabrik untuk fokus menuju Karier Profesionalnya sebagai Pesepakbola.

Pilihannya untuk fokus di Sepakbola mulai membuahkan hasil. Vardy hanya butuh satu musim untuk menunjukkan potensinya. Total 34 gol dan 27 asis dalam 40 laga. Vardy seolah dilahirkan untuk sepakbola. Pemandu bakat The Foxes pun mencium kemampuannya. Tanpa ragu Tawaran resmi dilayangkan. Leicester bahkan rela merogoh kocek sampai 1 juta poundsterling untuk pemain kasta kelima Liga Inggris.

Vardy pun tak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Menjadi andalan lini serang The Foxes, Vardy membawa Leicester promosi ke Premier League di musim keduanya. Total 16 gol dan 11 asis dalam 37 laga pun menjadi torehan tinta emas pertamanya. Tapi itu hanya awal, Publik Inggris bahkan Duniapun tak akan pernah ada yang bisa mengira, Baru saja promosi, di musim keduanya, Leicester City membuat keajaiban yang tak terduga. Vardy membawa The Foxes menjuarai Premier League musim 2015/2016!

Seakan mencapai Fase Klimaks, Di musim 2022/2023, Leicester City terdegradasi. Tujuh tahun setelah mereka menjuarai Premier League. Vardy pun masih bertahan. Performanya menurun, tapi ia masih mampu menggendong The Fox hingga akhir musim dan mereka tersenyum lega setelah kembali promosi.

Akhir musim ini, Leicester City kembali Terdegradasi dan Jamie Vardy mengumumkan untuk tidak memperpanjang kontraknya.

Jamie Vardy adalah simbol perjuangan di dunia sepakbola. 2005 menjadi buruh pabrik serat karbon untuk penderita patah tulang, 2016 mengangkat trofi juara Premier League. Pengabdian 13 tahun yang sangat luar biasa untuk Leicester City.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....