Diego Simeone: Apakah Ada yang Melihat Julian Menendang Dua Kali?

  • 13 Mar 2025 10:40 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Kekecewaan terpancar jelas dari wajah Diego Simeone usai Atletico Madrid tersingkir dari Liga Champions. Los Rojiblancos harus mengakui keunggulan rival sekota, Real Madrid, dalam drama adu penalti di babak 16 besar Liga Champions. Salah satu momen kontroversial yang menjadi sorotan adalah tendangan penalti Julian Alvarez yang dianulir wasit karena dianggap menendang bola dua kali.

Pertandingan leg kedua antara Atletico Madrid dan Real Madrid berlangsung dengan intensitas tinggi di Estadio Wanda Metropolitano, kandang Atletico Madrid. Setelah kekalahan 1-2 pada leg pertama di Santiago Bernabeu, Atletico Madrid berhasil menyamakan agregat berkat gol yang dicetak oleh Gallagher di awal babak pertama, membuat skor leg kedua 1-0. Hasil ini membuat agregat menjadi imbang 2-2.

Pertandingan kemudian berlanjut ke babak perpanjangan waktu setelah kedua tim tidak mampu mencetak gol tambahan di waktu normal. Selama 30 menit perpanjangan waktu, kedua tim saling jual beli serangan namun tidak ada gol yang tercipta, memaksa pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam drama adu penalti, eksekusi penalti pertama Atletico Madrid berhasil masuk. Kemudian pada giliran kedua, Julian Alvarez maju sebagai eksekutor. Ia berhasil mengarahkan bola ke sudut gawang dan melewati penjaga gawang Real Madrid. Namun, wasit kemudian membatalkan gol tersebut dengan alasan Alvarez menendang bola dua kali—sebuah pelanggaran terhadap peraturan tendangan penalti. Keputusan kontroversial ini menjadi titik balik dalam adu penalti, dengan Real Madrid akhirnya berhasil memenangi sesi adu penalti dan memastikan tiket ke perempat final Liga Champions.

Dalam konferensi pers pasca pertandingan sebagaimana dikutip dari media olahraga Spanyol Diaro Sport, pelatih bertemperamen tinggi asal Argentina itu tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang menganulir tendangan penalti Julian Alvarez.

"Angkat tangan kalian jika benar-benar melihat Julian menendang dua kali. Ayolahh! Ada? Tidak ada yang mengangkat tangan." ucap Simeone dengan nada frustrasi kepada awak media.

"Saya tidak pernah melihat VAR (Video Assistant Referee) digunakan untuk menilai pada babak penalti.” lanjut Diego Simone.

Kontroversi tendangan penalti Julian Alvarez ini dipastikan akan terus menjadi bahan perbincangan dalam beberapa hari ke depan. Bagi Atletico Madrid, kekalahan ini tentu menyakitkan, terlebih karena harus tersingkir di tangan rival sekota di kompetisi paling bergengsi di Eropa.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....