Ngawi Penghasil Padi Terbasar, Capai 700 Ribu Ton Setahun
- 19 Agt 2024 14:02 WIB
- Madiun
KBRN, Ngawi: Pemerintah kabupaten Ngawi mempertahankan prestasinya di sektor pertanian yakni dengan meraih predikat peringkat 1 indeks pertanaman padi tingkat Nasioanal tahun 2023.
Kabar gembira ini disampaikan kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kabupaten Ngawi, Supardi, kepada RRI, Senin (19/8/2024). Pihaknya berterimakasih kepada seluruh petani dan stakeholder pertanian kabupaten Ngawi atas dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan,
“Terimakasih kepada seluruh petani serta stakeholder yang telah mendukung program-program bidang pertanian sehingga kita bisa mencapai peringkat tertinggi indeks pertanaman padi tingkat Nasional tahun 2023," kata Supardi.
Berdasarkan data BPS, pada 2023, luas panen padi mencapai sekitar 124,92 ribu hektare dengan produksi padi sebesar 771,25 ribu ton gabah kering giling (GKG). Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi beras pada 2023 mencapai 445,34 ribu ton. Padahal luas panen padi pada 2023 mengalami penurunan sebanyak 2,85 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 atau turun sekitar 124,92 dari 128,59 ribu hektare. Namun produksi padi mengalami peningkatan sebanyak 15,31 ribu ton atau 2,03 persen dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 755,94 ribu ton GKG.
"Luas panen padi dihitung 3 kali luas lahan atau dihitung selama 3 kali musim panen," lanjutnya.
Pihaknya berharap, penghargaan yang diberikan oleh menteri pertanian Andi Amran Sulaiman ini dapat meningkatkan semangat petani terutama dalam menerapkan Pertanian Ramah Lingkugan Berkelanjutan. Menurutnya peningkatan hasil panen juga tidak terlepas dari peningkatan penggunaan pupuk organik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....