Cabai Rawit Terserang Virus Gemini, Ini Kata DKPP

  • 09 Agt 2024 15:08 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Harga cabai rawit di pasaran mengalami kenaikan, termasuk di Kota Madiun. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat menyebut, kenaikan harga cabai itu terjadi karena pasokan dan permintaan pasar tidak seimbang.

Kabid Pertanian DKPP Kota Madiun, Wahyu Niken Febrianti mengatakan, faktor cuaca juga berpengaruh terhadap hasil produksi cabai rawit. Selain itu juga dipengaruhi adanya organisme pengganggu tanaman (OPT).

Yang sering dijumpai adalah virus gemini pada tanaman cabai rawit. Akibatnya, daun menguning, cabai rawit yang dihasilkan pun kualitasnya menurun.

“Hama penyakit tanaman ini sangat berpengaruh juga. Apalagi kalau tanamnya di musim-musim yang tidak tepat, nah virus, bakteri, dan jamur itu banyak berkembang ketika musim penghujan mendekati kemarau atau sebaliknya,” ujarnya saat berbincang dengan RRI, Jum’at (9/8/2024).

Virus gemini ini mempengaruhi proses fotosintesisnya cabai rawit, sehingga tanaman tidak bisa bermetabolisme secara sempurna. Bahkan tingkat produksi tanamannya akan menurun.

“Otomatis ketika metabolisme tanaman itu tidak sempurna, hasil buahnya tidak maksimal,” tambahnya.

Ia pun membagikan tips untuk menanam hortikultura dengan baik. Pertama, menyiapkan media tanam yang baik.

Kedua, menyiapkan benih berkualitas bagus. Ketiga, pemeliharaannya harus benar-benar diperhatikan, termasuk memperhatikan faktor cuaca.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....