Ganti Langse, Tradisi Budaya di Petilasan Brawijaya
- 25 Jul 2024 19:11 WIB
- Madiun
KBRN, Sejumlah warga dari berbagai daerah berkunjung ke Alas Ketonggo Srigati untuk menyaksikan prosesi budaya Ganti Langse di Palenggahan Agung Srigati, Desa Babadan, Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, Sabtu(20/7/2024).
Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko (Antok) menyampaikan ganti Langse tradisi turun temurun di Srigati Alas Ketonggo. Sebeluya kegiatan ini hanya menjadi kegiatan budaya masyarakat sekitar. Namun sejak 2012, kegiatan Ganti Langse dimasukkan dalam kalender wisata Kabupaten Ngawi. Disisi lain, pada kegiatan Ganti Langse tahun ini, juga diwarnai sosialisasi minimalisir peredaran rokok tanpa pita cukai atau rokok illegal.
"Jadi sejak tahun 2012, tradisi Ganti Langse ini sudah masuk kedalam kalender wisata Ngawi," kata Wabup Antok seperti mengutip Ngawikab.
Pengunjung asal Madiun Jimun menyampaikan, datang ke Srigati untuk melestarikana budaya. Terlebih, Srigati juga diyakini sebagai petilasan Brawijaya.
“Kalau saya kesini biasanya orang datang kan untuk melestarikan budaya, nguri-nguri budaya istilahnya“kata Jimun
Juru Kunci Alas Ketonggo Srigati Suyitno atau Ki Seno menyampaikan ganti langse merupakan tradisi mengganti kain tirai Palenggahan Agung Srigati setiap tahun. Kegiatan dilaksanakan tepat pada 15 Suro atau malam bulan purnama bulan Suro. Dalam memaknai ganti lanse berbeda-beda setiap orang sesuai keyakinan masing-masing.
“Soal makna tergantung pengertian masing-masing. Sebab banyak juga pengunjung yang ngalap berkah, itu berhubungan dengan keyakinan”kata Suyitno.
Diketahui, prosesi ganti langse juga diwarnai penampilan tari Bedhaya Srigati. Penari berjumlah ganjil sedikitnya tujuh orang dan harus perempuan yang masih suci. Dalam memperagakan Gerakan, penari diiringi alunan musik gamelan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....