Usaha agar Rezeki Tetap Berkah
- 03 Okt 2026 11:12 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Rezeki bukan sekadar tentang seberapa banyak yang diperoleh, tetapi juga tentang keberkahan di dalamnya. Bekerja keras mencari penghasilan, namun jika dilakukan dengan cara yang salah, justru dapat mengurangi keberkahan rezeki.
Hal tersebut disampaikan KH. Pujianto saat menjadi narasumber dalam acara Mutiara Pagi di Programa 1 RRI Madiun, Sabtu 3 September 2026 Ia menjelaskan sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar rezeki yang diperoleh tetap mendapatkan keberkahan.
Menurut KH. Pujianto, hal pertama yang harus dilakukan adalah tidak berpaling dari Allah SWT. Menurutnya, menjaga ibadah menjadi bagian penting dalam upaya memperoleh rezeki yang berkah.
“Agar rezeki ini berkah, maka kita harus tahu apa yang kita lakukan. Yang pertama jangan berpaling dari Allah. Artinya kita harus selalu beribadah kepada Allah,” ujar KH. Pujianto.
Ia kemudian mengingatkan agar umat Islam menjauhi perbuatan dosa. Salah satunya adalah berbuat tidak baik kepada kedua orangtua.
“Yang kedua jangan melakukan dosa. Dosa itu banyak seperti kita berani kepada kedua orangtua. Kemudian orangtua mendiamkan kita kemudian menjadikan suasana hatinya tidak nyaman, pada akhirnya berimbas kepada keberkahan rezeki kita,” jelasnya.
Selain itu, kurangnya rasa syukur juga disebut menjadi salah satu penyebab rezeki kehilangan keberkahannya. KH. Pujianto menilai, ketika seseorang tidak bersyukur, keinginan terhadap kehidupan duniawi dapat menjadi tidak terkendali.
“Yang ketiga kita kurang bersyukur. Orang itu jika tidak bersyukur maka hidupnya akan menjadi ngawur karena semua keinginan dunia harus dicapai sehingga segala cara dilakukan seperti korupsi,” katanya.
KH. Pujianto menegaskan bahwa mencari rezeki semestinya tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan duniawi. Rezeki yang diperoleh hendaknya menjadi sarana untuk semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Rezeki kita cari dalam rangka untuk memperkuat iman dan ketaqwaan kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut kemaksiatan kepada Allah sebagai salah satu hal yang dapat mengurangi keberkahan rezeki. Menurutnya, ibadah seperti salat dan puasa perlu diiringi dengan upaya meninggalkan perbuatan maksiat.
“Penyebab rezeki tidak berkah yang keempat adalah kita masih melakukan maksiat kepada Allah. Banyak orang yang sholat, puasa tetapi masih melakukan kemaksiatan. Sehingga menjadikan berkurangnya keberkahan rezeki kita,” pungkasnya.
Dengan demikian, keberkahan rezeki menurut KH. Pujianto tidak hanya berkaitan dengan jumlah penghasilan, tetapi juga bagaimana seseorang menjaga hubungan dengan Allah, berbakti kepada orangtua, bersyukur, serta menjauhi dosa dan maksiat
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....