Dampak Kekeringan, BPBD Ngawi Droping Air Mencapai 960 Ribu Liter Lebih

  • 30 Sep 2026 07:56 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ngawi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat jumlah disribusi bantuan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan sedikitnya telah mencapai 160 tanki atau sekitar 960 ribu liter. Sebanyak 26 dusun di 20 desa yang tersebar di 7 kecamatan Kabupaten Ngawi mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang. Untuk mengatasi masalah tersebut, BPBD Kabupaten Ngawi bersama PMI, BWS, dan relawan telah menyalurkan bantuan air bersih secara berkala.

Kabid Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Ngawi, Yudha Herlambang, menyatakan bahwa pendistribusian bantuan air diprioritaskan berdasarkan data dusun terdampak. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 160 tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 6.000 liter telah didistribusikan ke wilayah terdampak. Penyaluran ini mencakup kebutuhan harian warga di kawasan lereng Pegunungan Kendeng.

"Sampai hari ini (29/9) bersama PMI, BBWS, serta relawan dari komunitas sudah mengirimkan air 160 tangki dengan kapasitas 6.000 liter per tangki," ujar Yudha, Selasa 29 September 2026.

Yudha menyampaikan bencana kekeringan di Ngawi ini mencakup sekitar 1.436 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 4.163 jiwa. BPBD Ngawi terus mengatur jadwal pengiriman agar bantuan dapat menyasar warga yang membutuhkan tanpa ada tumpang tindih.

Yudha menambahkan penanganan krisis air ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga musim hujan tiba. BPBD memastikan armada tangki akan tetap beroperasi secara bergantian ke desa-desa sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....