Lima Hektare Lahan Hutan Rakyat di Gunung Bancak Magetan Terbakar
- 30 Sep 2026 00:19 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Kebakaran kembali terjadi di kawasan Gunung Bancak, Kabupaten Magetan. Kali ini, sekitar lima hektare lahan hutan rakyat di Desa Sundul, Kecamatan Parang, terbakar pada Selasa (29/9/2026) petang.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang melanda kawasan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas melalui call center BPBD sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan penanganan.
“Petugas bersama unsur yang terlibat langsung menuju titik api dan melakukan penanganan,” kata Eka.
Pemadaman dilakukan secara manual karena kondisi lokasi berupa lahan terbuka yang terbakar. Petugas menggunakan metode gepyok untuk menghentikan pergerakan api agar tidak meluas ke area lainnya.
Penanganan berlanjut hingga malam. Sekitar pukul 20.40 WIB, petugas kembali melakukan pemadaman dan pembasahan secara manual pada area yang terbakar.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Meski api telah padam, petugas tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Dalam penanganan tersebut, BPBD Magetan dibantu TNI, Polri, Agen BPBD Jawa Timur, Kecamatan Parang, pemerintah Desa Sundul, relawan 24 jam serta masyarakat setempat.
Eka mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat melakukan aktivitas di kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.
Masyarakat juga diminta tidak menggunakan api untuk membuka lahan maupun meninggalkan sumber api di kawasan rawan kebakaran. Puntung rokok juga diminta tidak dibuang sembarangan.
“Apabila menemukan kebakaran atau kejadian bencana lainnya, masyarakat dapat segera melapor melalui Call Center BPBD Magetan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....