Khofifah Dampingi Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor
- 19 Sep 2026 19:09 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Ponorogo, Sabtu (19/9/2026).
Khofifah berharap perjalanan satu 100 Tahun atau 1 abad Gontor terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pendidikan Islam, pendidikan karakter, serta pendidikan modern di Indonesia.
“Seratus tahun bukan sekadar angka. Ini adalah perjalanan panjang yang menunjukkan bagaimana sebuah lembaga pendidikan mampu bertahan, berkembang, beradaptasi, sekaligus terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.
Menurut Khofifah, pendidikan Gontor memadukan pendidikan agama dan pengetahuan umum dengan penekanan pada penguasaan bahasa, kedisiplinan, kemandirian, dan pembentukan karakter. Ia menilai pengalaman tersebut relevan menghadapi perkembangan teknologi digital, kecerdasan artifisial, dan perubahan kebutuhan dunia kerja.
“Ke depan, pendidikan membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan jati diri. Karena itu, pengalaman panjang Gontor dalam mengembangkan pendidikan modern berbasis nilai-nilai kepesantrenan menjadi bagian penting yang dapat terus dipelajari,” katanya.
Sementara itu, Presiden Prabowo menyampaikan selamat atas satu abad Gontor serta mengapresiasi Panca Jiwa yang meliputi keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Ia juga mengajak generasi penerus untuk membangun bangsa melalui kesungguhan dalam belajar.
“Saya kira ini harus mendorong dan memicu suatu kehendak. Kehendak untuk belajar sungguh-sungguh, kehendak untuk membangun bangsa Indonesia yang kuat,” ujar Prabowo.
Kepala negara juga menekankan pentingnya belajar dari sejarah dan berani melihat kelemahan bangsa secara jujur.
“Kita ingin membangun sejarah, tapi kita harus belajar dari sejarah dan kita harus jujur kepada diri kita,” tegasnya.
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal mengatakan, usia satu abad bukan sekadar peringatan, melainkan momentum untuk bersyukur atas perjalanan Gontor.
“Alhamdulillah Gontor saat ini menjadi sumber inspirator dan kebanggaan bagi seluruh alumni dan santri,” ungkapnya.
Peringatan satu abad tersebut turut ditandai penyerahan buku Gontor untuk Indonesia. Kemudian penyerahan Mushaf Al-Qur'an cetakan tangan dari santri dan guru Gontor, serta peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....