Meski Api di Magetan Padam, Pendakian Gunung Lawu Belum Dibuka

  • 17 Sep 2026 20:47 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Padamnya titik kebakaran di kawasan Gunung Lawu wilayah Magetan belum membuat jalur pendakian kembali dibuka. Seluruh pintu pendakian Gunung Lawu, baik dari wilayah Jawa Timur maupun Jawa Tengah, masih ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Wakil Administratur Perhutani KPH Lawu DS, Hermawan, mengatakan keputusan tersebut diambil karena kondisi kawasan Gunung Lawu masih belum sepenuhnya aman. Kebakaran yang sebelumnya terjadi di wilayah Magetan telah padam, tetapi sejumlah kawasan di sisi lain Gunung Lawu masih dalam pemantauan.

“Pendakian mulai Senin itu kita tutup. Jadi semuanya, Cemoro Sewu termasuk Jawa Tengah, sudah kita konfirmasi. Empat pintu pendakian Jawa Tengah dan satu pintu kita, Cemoro Sewu, tutup semua,” kata Hermawan.

Penutupan berlaku bagi seluruh jalur pendakian, termasuk Cemoro Sewu di Magetan serta jalur pendakian yang berada di wilayah Jawa Tengah. Perhutani juga memastikan tidak ada pendaki dan pedagang yang masih berada di kawasan atas.

Para pedagang yang sebelumnya beraktivitas di kawasan atas jalur pendakian juga telah diturunkan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi aktivitas manusia di kawasan yang masih berpotensi terdampak kebakaran.

Perhutani juga menempatkan satuan tugas di kawasan atas untuk melakukan pemantauan. Petugas disiagakan sekaligus mengantisipasi kemungkinan adanya orang yang mencoba memasuki kawasan Gunung Lawu melalui jalur tidak resmi.

“Sudah kita antisipasi. Kita ada satgas juga di atas, jaga-jaga kalau ada orang-orang yang naik tanpa lewat jalur resmi,” ujarnya.

Hermawan menegaskan belum ada batas waktu pembukaan kembali jalur pendakian. Perhutani akan mempertimbangkan kondisi kawasan dan tingkat risiko sebelum memutuskan pendakian dapat kembali dilakukan.

“Penutupan sampai waktu yang belum ditentukan. Daripada risikonya lebih berat kalau nanti kita paksakan,” katanya.

Dengan kebijakan tersebut, masyarakat maupun calon pendaki diminta menunda aktivitas pendakian hingga seluruh jalur dinyatakan aman dan dibuka kembali secara resmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....