Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Ngawi, Tiga Titik Api Masih Terpantau

  • 16 Sep 2026 18:46 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Lawu yang terpantau sejak Senin (14/9/2026) di wilayah Magetan, Jawa Timur telah merembet ke Kabupaten Ngawi. Hingga hari ketiga pemantauan pada Rabu (16/9/2026), tiga titik api tidak hanya membakar kawasan hutan pinus namun juga telah mencapai hutan lindung.

Wakil Administratur Perhutani KPH Lawu DS, Hermawan, mengatakan kebakaran di wilayah Kabupaten Magetan telah padam namun merembet ke wilayah Ngawi sejak Senin malam.

“Sementara api di wilayah Magetan pada petak 50A 1 tempat titik api pertama muncul yang juga berbatasan dengan Kabupaten Ngawi telah berhasil dipadamkan. Namun saat ini Api merembet atau melompat ke wilayah Ngawi,” kata Hermawan saat pemantauan kebakaran Gunung Lawu, di Posko Desa Ngiliran, Panekan, Magetan, Rabu (16/9/2026).

Ia menjelaskan, tiga titik api yang masih terpantau berada di kawasan hutan lindung berada di petak 41, 42, dan 39. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 14.00 WIB hari Rabu (16/9), api bergerak menuju kawasan yang lebih tinggi karena angin cenderung mengarah ke utara.

“Posisi tiga titik api tersebut bergerak naik ke atas karena angin cenderung mengarah ke utara,” ujarnya.

Namun, sungai yang berada di perbatasan Magetan dan Ngawi dapat berfungsi sebagai pemutus ilaran alami. Upaya tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu menghambat pergerakan api di kawasan savana.

Hermawan mengatakan, vegetasi di lokasi kebakaran didominasi savana dan ilalang. Sebagian kawasan juga ditumbuhi cemara dan ekaliptus. Rerumputan kering di lokasi mudah terbakar.

“Kalau di ketinggian ini, rata-rata merupakan kawasan savana. Ada ilalang-ilalang, kemudian sebagian cemara dan ekaliptus yang bercampur di sini,” katanya.

Ia menambahkan rembetan titik api saat ini mencapai kawasan Gunung Anakan di wilayah Ngawi yang juga pernah terbakar pada 2023 silam.

“Ini bergeser ke gunung atau bukit Anakan, Bagian atas kawasan tersebut terlihat menghitam akibat kebakaran sebelumnya,” bebernya,

Sementara itu, Hermawan menghitung total luasan kebakaran di wilayah Magetan dan Ngawi diperkirakan mencapai 13–15 hektare. Perhutani masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik api dan pergerakan kebakaran di kawasan Gunung Lawu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....