Bupati Madiun: Porsadin IV Kabupaten Madiun Jadi Sarana Bentuk Karakter Santri

  • 06 Sep 2026 18:43 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) IV tingkat Kabupaten Madiun tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana penting dalam membentuk karakter para santri. Kegiatan ini resmi dibuka di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Minggu 6 September 2026 yang ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Dalam sambutan, Hari menegaskan melalui Porsadin, para santri dilatih untuk memiliki nilai-nilai positif yang mendukung tumbuh kembang mereka secara utuh.

"Melalui olahraga kita menanamkan nilai sportifitas, disiplin, dan kerjasama. Melalui seni kita menumbuhkan kreativitas, kehalusan budi, dan serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Semua ini sejalan dengan visi kabupaten madiun mencetak generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, sekaligus sehat jasmani rohani melalui slogan Madiun Bersahaja," ujar.

Hari mengapresiasi seluruh panitia dan jajaran DPC FKDT atas terselenggaranya ajang ini. Ia juga mengingatkan seluruh peserta bahwa menang atau kalah bukanlah tujuan utama, melainkan proses belajar serta penguatan tali persaudaraan sesama santri.

"Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita belajar berproses dan memperkuat persaudaraan di antara sesama santri. Teruslah belajar dan berbuat baik," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Porsadin IV, Gus Muhammad Mahbubi, menyampaikan bahwa seleksi ini menjadi bagian penting FKDT Kabupaten Madiun dalam membekali para santri.

"Seleksi ini menjadi satu bagian penting dari upaya FKDT Kabupaten Madiun dalam rangka membekali para santri agar memiliki jiwa bermusabaqah atau jiwa petarung dalam hal kebaikan," jelas Gus Mahbubi.

Kegiatan Porsadin IV tahun ini diikuti oleh 6.282 santri dari seluruh Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Madiun. Mereka akan bertanding pada enam cabang lomba seni, olahraga, dan keagamaan.

Para pemenang dari seleksi ini akan menjalani pembinaan pada 25 September 2026 mendatang dan diberangkatkan mewakili Kabupaten Madiun ke Porsadin tingkat Jawa Timur di Kabupaten Lumajang.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan defile atau parade Madrasah Diniyah se-Kabupaten Madiun sebagai simbol kebersamaan, semangat menuntut ilmu, dan wujud nyata komitmen menjaga benteng akhlak generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....