Polisi Selidiki Penemuan Bayi yang Dilahirkan Perempuan Seorang Diri di Magetan
- 04 Sep 2026 19:10 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Polres Magetan masih menyelidiki penemuan seorang bayi di sebuah kebun di belakang rumah warga
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun polisi, bayi tersebut diduga dilahirkan oleh seorang perempuan yang masih berstatus pelajar. Proses persalinan disebut berlangsung seorang diri di sekitar rumahnya pada Jumat pagi.
Kasi Humas Polres Magetan Iptu Indra Suprihatin mengatakan bahwa seusai melahirkan, perempuan tersebut diduga membawa bayinya ke kebun yang berada di belakang rumah. Bayi kemudian diletakkan di bawah pohon randu dan ditinggalkan di lokasi tersebut.
Setelah itu, sang ibu bayi menghubungi seorang laki-laki yang diketahui memiliki hubungan dengannya. Laki-laki tersebut kemudian membantu mengantarkan perempuan itu ke puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
"Saat berada di puskesmas, petugas menanyakan keberadaan bayi yang baru saja dilahirkan. Dari pemeriksaan tersebut, diketahui bayi berada di kebun belakang rumah," terang Indra.
Informasi itu kemudian diteruskan kepada keluarga. Pihak keluarga bersama sejumlah pihak selanjutnya mendatangi lokasi untuk mencari bayi yang dimaksud.
Indra menjelaskan berdasarkan informasi dari petugas puskesmas, pencarian membuahkan hasil. Bayi ditemukan dalam kondisi masih berada di bawah pohon randu. Polisi menyebut rentang waktu sejak bayi ditinggalkan hingga ditemukan tidak berlangsung lama.
Bayi tersebut kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat ini bayi masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Magetan.
Iptu Indra Suprihatin menyebut penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa bayi tersebut dilahirkan oleh seorang perempuan yang masih berstatus pelajar.
“Dari hasil penyelidikan sementara, bayi itu dilahirkan kemudian ditaruh di kebun, tepatnya di bawah pohon randu,” ujar Indra.
Polisi masih menggali alasan perempuan tersebut meninggalkan bayinya. Dari informasi yang diperoleh sementara, tindakan itu diduga berkaitan dengan rasa malu dan kekhawatiran kehamilannya diketahui keluarga maupun lingkungan sekitar.
“Yang jelas, sementara ini ibunya merasa malu dan takut diketahui oleh orang tua maupun warga sekitar,” katanya.
Meski demikian, polisi belum dapat meminta keterangan langsung dari perempuan yang diduga sebagai ibu bayi tersebut. Kondisinya masih membutuhkan perawatan medis sehingga pemeriksaan terhadapnya belum dilakukan.
Penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah pihak untuk mengurai rangkaian peristiwa tersebut. Polisi juga masih mendalami keberadaan laki-laki yang disebut memiliki hubungan dengan perempuan tersebut, termasuk sejauh mana keterlibatannya dalam peristiwa itu.
Sementara itu, bayi yang ditemukan di kebun masih berada dalam penanganan tim medis. Informasi awal menyebutkan bayi tersebut lahir dalam kondisi prematur.
Polisi juga belum menemukan indikasi adanya tindakan aborsi sebelum persalinan. Indra mengatakan penyidik masih membutuhkan pemeriksaan dan keterangan lebih lanjut untuk memastikan kondisi serta rangkaian peristiwa sebelum bayi ditemukan.
“Sampai saat ini belum ada temuan terkait upaya aborsi. Kami masih melakukan pendalaman dan belum bisa memberikan kesimpulan sebelum mendapatkan keterangan dari ibunya,” jelasnya.
Hingga Jumat, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan kronologi lengkap, termasuk alasan bayi ditinggalkan serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....