BMKG: Titik Panas Tingkat Kepercayaan Tinggi Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Jatim
- 03 Sep 2026 12:37 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis,berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi masih terdeteksi di sejumlah wilayah Jawa Timur. Kondisi itu menunjukkan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan masih perlu diwaspadai, terutama di wilayah yang mengalami cuaca kering dan minim hujan. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk, Setiyaris mengatakan, pada musim kemarau, tutupan awan yang relatif sedikit, khususnya dari pagi hingga siang hari, membuat permukaan lebih banyak menerima radiasi Matahari. Kondisi tersebut dapat meningkatkan pemanasan permukaan dan mendorong suhu udara maksimum menjadi lebih tinggi. Curah hujan rendah, umumnya kurang dari 50 mm per dasarian, juga diprakirakan masih mendominasi, karena dipengaruh El Niño yang sangat kuat dan IOD positif.
“Kondisi kering ini berkaitan dengan pengaruh El Niño yang sangat kuat dan IOD positif, yang secara umum dapat mengurangi suplai uap air ke wilayah Indonesia,” ungkap Setiyaris, Kamis 3 September 2026.
Akibatnya, pertumbuhan awan hujan cenderung terbatas dan peluang terjadinya hujan masih relatif rendah. Setiyaris menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan cairan, menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari, serta mengenakan pakaian hangat pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diharapkan tidak membakar sampah maupun lahan karena kondisi cuaca kering dan angin yang cukup kencang meningkatkan risiko kebakaran. Sementara itu, nelayan dan wisatawan di pesisir Pacitan diimbau mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi. (Shabrina).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....