Cuaca Madiun Raya 3 Hari ke Depan Cerah-Cerah Berawan, Pagi Hari Dingin Berkabut.
- 31 Agt 2026 12:54 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Cuaca di Jawa Timur masih didominasi cuaca kering seiring berlangsungnya puncak musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, tutupan awan yang relatif minim mendorong pemanasan permukaan secara lebih intens sehingga berpotensi meningkatkan suhu udara maksimum. Sementara potensi angin kencang dan variasi suhu ekstrem masih dapat terjadi secara lokal. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk, Setiyaris mengatakan, kondisi kering yang semakin meluas dipengaruhi oleh fenomena El Niño kategori sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang diprakirakan masih berlangsung, sehingga cenderung menekan aktivitas konvektif dan suplai kelembapan serta mendukung berlanjutnya kondisi kering, khususnya di wilayah Indonesia bagian Selatan. Termasuk wilayah Madiun Raya yang diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.
“Wilayah Madiun Raya diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan dengan peluang hujan yang sangat rendah dalam 3 hari ke depan,” ungkap Setiyaris, Senin 31 Agustus 2026.
Pagi hari, wilayah Madiun, Ngawi, dan Ponorogo cerah hingga berawan tipis dengan suhu 21–25°C, sedangkan Magetan dan Pacitan cenderung lebih dingin serta berkabut dengan kelembapan 85-99%. Angin bertiup dari timur–tenggara dengan kecepatan 5–15 km/jam, sementara Pacitan mencapai 10–20 km/jam.
Siang hari, wilayah Madiun, Ngawi, dan Ponorogo cerah hingga cerah berawan dengan suhu cukup tinggi 32–35°C dan kelembaban 35-50%. Angin bertiup dari Selatan-tenggara dengan kecepatan 10–25 km/jam, bahkan mencapai 20–35 km/jam di Pacitan. Magetan berpotensi mengalami angin kencang lokal, sementara Pacitan perlu mewaspadai hembusan angin yang lebih kuat.
Malam hingga dini hari, Madiun, Ngawi, dan Ponorogo cerah hingga cerah berawan dengan suhu 19–24°C dan kelembapan 80-85%. Magetan menjadi wilayah paling dingin dengan suhu 16–19°C, sedangkan Pacitan cenderung lembap dan berpotensi mengalami udara kabur dengan kelembapan hingga 99%. Angin umumnya relatif lemah hingga sedang, bertiup dari Tenggara-selatan, sementara Pacitan didominasi angin dari utara–timur laut dengan kecepatan 5-15 km/jam.
Pesisir selatan Pacitan, cuaca cerah hingga cerah berawan, dengan suhu udara sekitar 25–31°C. Angin bertiup konsisten dari timur-tenggara dengan kecepatan 20–24 km/jam. Tinggi gelombang 1,9–2,1 meter berada pada kategori sedang.
Setiayris menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan cairan, menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari, serta mengenakan pakaian hangat pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diharapkan tidak membakar sampah maupun lahan karena kondisi cuaca kering dan angin yang cukup kencang meningkatkan risiko kebakaran. Sementara itu, nelayan dan wisatawan di pesisir Pacitan diimbau mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi. (Shabrina).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....