DPRD Ponorogo Sampaikan Hasil Reses, Warga Inginkan Pemerataan Infrastruktur

  • 31 Agt 2026 14:10 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo — DPRD Kabupaten Ponorogo menerima berbagai aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses yang dilaksanakan anggota DPRD di enam daerah pemilihan (dapil). Aspirasi tersebut akan menjadi bahan penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD sekaligus masukan dalam penyusunan program dan anggaran pemerintah daerah.

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, hasil reses masa sidang III tahun 2025/2026 disampaikan dalam rapat paripurna pada Senin (31/8/2026) sekaligus menandai berakhirnya masa sidang tersebut. Menurutnya, sejumlah aspirasi yang dihimpun dari masyarakat berkaitan dengan pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan.

Masyarakat juga menyoroti perlunya perbaikan sarana penunjang konektivitas antarwilayah. Konektivitas dinilai berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi karena mendukung mobilitas dan keterhubungan antarwilayah

"Kalau kita akumulasi ada di pemerataan pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan serta perbaikan sarana penunjang konektivitas antar wilayah. Ini yang paling banyak dikeluhkan, dan tentunya ini perlu terus dipacu," ungkapnya.

Selain infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan aspirasi di bidang pendidikan dan kesehatan. Di sektor pendidikan, sejumlah persoalan yang disampaikan antara lain meminta pemenuhan sarana dan prasarana sekolah yang layak, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Sementara di bidang kesehatan, masyarakat mendorong optimalisasi pelayanan kesehatan dan pemerataan jangkauan fasilitas kesehatan yang dinilai masih mengalami ketimpangan. Termasuk penguatan pemberdayaan sosial dan kemasyarakatan.

Kang Wi- sapaan akrabnya mengatakan, seluruh aspirasi tersebut selanjutnya akan dirangkum menjadi pokok-pokok pikiran DPRD dari hasil reses. Hasil tersebut kemudian akan disandingkan dengan proses penyusunan APBD serta program pemerintah daerah.

“Harapannya nanti hasil reses ini bisa selaras dengan program Pemkab. Dengan demikian, kita sama-sama menopang apa yang menjadi usulan dari masyarakat lewat reses ini dengan program Bupati,” ujarnya.

Hasil reses tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan skala prioritas pembangunan daerah, termasuk dalam perencanaan program dan anggaran pada tahun anggaran berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....