Dewan Minta Kopdes Merah Putih Menjadi Wadah Produk UMKM, Bukan Ancaman
- 30 Agt 2026 08:17 WIB
- Madiun
Anggota DPR RI Novita Hardini menyoroti keresahan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terkait keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menanggapi hal ini, Novita menegaskan Kopdes tidak boleh menjadi ancaman atau pesaing bagi pedagang kecil di kawasan desa. Hal ini disampaikan Novita saat di Ngawi.
Novita menyampaikan atas aspirasi masyarakat terkait Kopdes Merah Putih. Menurutnya, ada ketidakselarasan antara cita-cita mulia meningkatkan ekonomi dengan pelaksanaan Kopdes di lapangan. Program ini sering kali dimanfaatkan oleh pihak tertentu sehingga kurang ramah terhadap rakyat kecil.
Novita menilai barang-barang yang dipasarkan di Kopdes seharusnya merupakan produk UMKM lokal agar kehadiran negara benar-benar dirasakan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Jadi koperasi desa merah putih tidak boleh menjadi ancaman bagi UMKM dan harusnya menjual produk-produk yang tidak dijual oleh toko kelontong di sekitar Kopdes sehingga tidak menjadi pesaing tapi menjadi komunal"kata Novita, Kamis 27 Agustus 2026 saat di Ngawi.
Lebih lanjut, Novita menegaskan akan membawa persoalan ini ke Senayan untuk mendorong digelarnya audit mendalam serta pengetatan regulasi. Kopdes Merah Putih diharapkan berfungsi sebagai wadah komunal untuk menampilkan dan menjual produk-produk khas desa, bukan menjual barang yang sudah dijajakan oleh toko-toko kelontong di sekitarnya.
Dalam pelaksanaannya, Novita mendorong peran aktif pemerintah desa untuk menentukan tema usaha, melakukan pelatihan, serta menggelar kurasi bagi produk UMKM. Bagi produk yang belum lolos kurasi, pemerintah tetap bertanggung jawab untuk memberikan pembinaan dan fasilitas agar dapat naik kelas dan memperoleh ruang pemasaran yang layak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....