UNMER Madiun adakan Program PM-UPUD 2026 untuk Perkuat Ekonomi di Desa Bodag

  • 15 Agt 2026 07:20 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Universitas Merdeka (UNMER) Madiun memperkuat sektor pertanian dan olahan lokal melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi (PM-UPUD) 2026 di Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Program yang didanai Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini mengintegrasikan seluruh rantai nilai kakao dari budidaya hingga hilirisasi dengan menggandeng Kelompok Tani Murah Sandang Glagahombo dan Rumah Coklat Bodag.

Ketua Tim PM-UPUD UNMER Madiun, Ratna Mustika Wardhani, menjelaskan bahwa konsep hulu–hilir diterapkan agar manfaat ekonomi komoditas kakao dirasakan langsung secara maksimal oleh warga.

"Kami ingin membangun ekosistem kakao yang utuh. Petani tidak hanya menghasilkan biji kakao berkualitas, tetapi juga terhubung dengan proses hilirisasi sehingga tercipta produk bernilai tambah," kata Ratna.

Dampak langsung terasa di tingkat petani melalui pendampingan teknik pembibitan, pemeliharaan, hingga pengelolaan pascapanen. Ketua Kelompok Tani Murah Sandang Glagahombo, Hari Kusdianto, menyambut positif transfer ilmu tersebut.

"Petani memperoleh pendampingan mengenai teknik budidaya yang lebih baik dan pentingnya menjaga mutu hasil panen. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggota," ujar Hari.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Madiun, Kolonel (Purn.) Mohammad Saiful Aziz, S.Sos. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi, petani, dan pelaku usaha ini merupakan bentuk nyata peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan daerah. (Shabrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....