Pelajar Magetan Diingatkan Jauhi Judi Online dan Konten Provokatif
- 12 Agt 2026 03:20 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan – Judi online, tawuran, perundungan, narkoba, hingga penyebaran informasi palsu menjadi sejumlah persoalan yang diingatkan kepada pelajar SMA Negeri 1 Magetan. Pelajar juga diminta lebih berhati-hati menggunakan media sosial agar tidak terpengaruh konten provokatif.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Kapolres Magetan Goes to School saat upacara di SMA Negeri 1 Magetan, Senin (10/8/2026).
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan perkembangan media sosial membuat pelajar semakin mudah menerima dan menyebarkan informasi. Karena itu, kemampuan menyaring informasi perlu diperkuat agar siswa tidak ikut menyebarkan hoaks maupun konten yang dapat memicu konflik.
Menurut Erik, pelajar juga perlu berhati-hati dalam memilih pergaulan. Ajakan untuk mengikuti tawuran, menggunakan narkoba, melakukan perundungan, maupun bermain judi online dinilai dapat berdampak pada pendidikan dan masa depan mereka.
"Pelajar merupakan calon penerus bangsa. Jangan sampai masa depan yang sedang diperjuangkan terganggu karena kecelakaan lalu lintas maupun kenakalan remaja," ujar Erik.
Selain memberikan edukasi, Polres Magetan berencana menggelar pelatihan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara gratis bagi pelajar. Materinya akan mencakup kemampuan mengenali gambar atau foto yang telah dimanipulasi serta membedakan informasi yang benar dan hoaks.
Erik mengatakan kemampuan tersebut semakin penting karena perkembangan teknologi memungkinkan pembuatan konten palsu yang semakin sulit dikenali.
"Media sosial harus digunakan secara bijak. Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya langsung dipercaya atau disebarkan. Pelajar harus mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang merupakan hasil manipulasi," katanya.
Selain persoalan digital, keselamatan lalu lintas turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Erik kembali mengingatkan siswa yang belum memenuhi usia dan persyaratan mendapatkan SIM agar tidak mengendarai sepeda motor di jalan raya.
Imbauan itu disampaikan setelah seorang siswa SMA Negeri 1 Magetan, Zakaria Abab Nabawi, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di jalur Magetan-Kawedanan.
Kegiatan kemudian diisi dengan kuis mengenai keselamatan lalu lintas, kenakalan remaja, dan penggunaan media sosial. Sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan mendapat hadiah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....