Pelajar Magetan Meninggal Kecelakaan, Siswa Diminta Tak Bawa Motor
- 12 Agt 2026 03:12 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan – Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan siswa SMA Negeri 1 Magetan menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Kapolres Magetan Goes to School, Senin (10/8/2026). Para siswa kembali diingatkan agar tidak mengendarai sepeda motor jika belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Siswa kelas XI.7 SMA Negeri 1 Magetan, Zakaria Abab Nabawi, meninggal dunia akibat kecelakaan di jalur Magetan-Kawedanan. Dalam upacara di sekolah tersebut, para siswa diajak mendoakan almarhum.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan pelajar yang belum memenuhi usia dan persyaratan SIM tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor di jalan raya. Menurutnya, aturan tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan pelajar.
"Pelajar yang masih di bawah umur dan tidak memiliki SIM tidak boleh membawa kendaraan bermotor di jalan raya. Ini merupakan langkah untuk melindungi adik-adik semua dari risiko kecelakaan lalu lintas," kata Erik.
Ia meminta orang tua dan sekolah ikut mengawasi penggunaan kendaraan oleh pelajar. Erik menilai kemampuan mengendarai sepeda motor saja tidak cukup untuk membuat seorang pelajar aman berkendara di jalan raya.
Bagi siswa yang telah memenuhi usia dan persyaratan mendapatkan SIM, Polres Magetan siap memberikan edukasi serta pembekalan mengenai kompetensi berkendara.
"Adik-adik adalah calon penerus bangsa. Jangan sampai masa depan yang sedang diperjuangkan terganggu karena kecelakaan lalu lintas atau tindakan kenakalan remaja," ujarnya.
Selain keselamatan lalu lintas, Erik mengingatkan pelajar agar menjauhi tawuran, perundungan, narkoba, judi online, serta penyalahgunaan media sosial. Menurutnya, persoalan tersebut sama-sama dapat mengganggu pendidikan dan masa depan siswa.
Polres Magetan juga menyiapkan pelatihan AI gratis bagi pelajar. Pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali foto atau gambar hasil manipulasi serta informasi palsu di media sosial.
Erik mengatakan keselamatan pelajar tidak hanya berkaitan dengan perilaku di jalan raya, tetapi juga bagaimana mereka menggunakan teknologi dan memilih lingkungan pergaulan.
"Jaga diri, disiplin, dan fokus mengejar cita-cita. Jangan mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri dan mengganggu masa depan," katanya.
Kegiatan di SMA Negeri 1 Magetan ditutup dengan kuis interaktif mengenai lalu lintas, kenakalan remaja, dan media sosial. Sejumlah siswa mendapatkan hadiah berupa helm dan cokelat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....