Bhabinkamtibmas Polres Magetan Latihan Penanganan Kebakaran Bersama BPBD
- 12 Agt 2026 01:07 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan – Guna merespon bencana kekeringan dan kebakaran hutan lenbih cepat, terutama aparat di desa dan kelurahan seluruh personel Bhabinkamtibmas Polres Magetan mendapat penanganan kebakaran bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Magetan.
Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo mengatakan penguatan peran Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting, terutama dalam edukasi dan pencegahan.
“Penanganan kebakaran tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah muncul, tetapi harus dimulai dari upaya pencegahan dan mitigasi,” kata Eka, Selasa (11/8/2026).
Eka menyontohkan saat kebakaran di bukit Bungkuk dan Mategal kecamatan Parang (red:9/8/2026) peran masyarakat dan aparat di desa menjadi vital tanpa menunggu bantuan tiba dari kota baik BPBD maupun petugas pemadam kebakaran.
“Sebelum tim kami (red:BPBD Magetan) Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta unsur terkait sigap melakukan penanganan. Terlebih di Medan yang sulit dijangkau kendaraan teknis seperti mobil pemadam,”jelasnya.
Pemadaman dilakukan menggunakan alat pemukul api atau gepyok serta membuat ilaran untuk membatasi pergerakan api. Kondisi medan yang berada di kawasan perbukitan membuat proses pemadaman tidak dapat dilakukan menggunakan kendaraan pemadam kebakaran dan harus ditempuh dengan berjalan kaki.
Sebagaimana diketahui sebelumnya pelatihan turut digelar untuk anggota Babinkamtibmas di Magetan sebagai langkah meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi meningkatnya risiko kebakaran saat musim kemara, yang berlangsung di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan.
Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menyebut selain Bhabinkamtibmas, pelatihan juga diikuti personel Satbinmas dengan materi dan praktik yang dipandu lima instruktur BPBD Magetan.
Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar Bhabinkamtibmas mampu melakukan penanganan awal ketika terjadi kebakaran di wilayah binaannya sebelum petugas pemadam tiba.
"Bhabinkamtibmas merupakan personel yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu mereka perlu memiliki kemampuan dasar dalam penanganan kebakaran agar bisa bertindak cepat saat terjadi keadaan darurat," ujarnya.
Menurutnya, musim kemarau dengan suhu udara yang meningkat dan curah hujan yang rendah membuat potensi kebakaran ikut meningkat sehingga seluruh personel perlu meningkatkan kewaspadaan.
"Kami berharap seluruh personel memahami teknik pemadaman awal menggunakan APAR maupun peralatan yang tersedia sehingga dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi dampak kebakaran," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....