Bahu Jalan Keras, Satgas TMMD ke-129 Gunakan Bor untuk Gali Pondasi Paving

  • 08 Agt 2026 12:53 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo – Kondisi bahu jalan yang keras menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan paving jalan poros Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo.

Untuk mempermudah pekerjaan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat menggunakan sejumlah mesin bor berukuran besar untuk membantu menggali pondasi di sisi kanan dan kiri badan jalan, Sabtu (8/8/2026).

Jalan poros desa yang dibangun tersebut sebelumnya merupakan jalan aspal yang telah mengalami kerusakan. Kondisi badan jalan yang tersisa berupa campuran pasir dan batu (sirtu) yang padat membuat proses penggalian pondasi untuk pemasangan paving membutuhkan tenaga dan alat tambahan.

Belasan personel Satgas TMMD terlihat menyiapkan galian pondasi dengan kedalaman sekitar 20 hingga 30 sentimeter, menyesuaikan ukuran list samping paving stone yang akan dipasang.

Penggunaan mesin bor dilakukan untuk memecah material sirtu yang padat sehingga lebih mudah dikeruk. Sejumlah alat dibawa oleh personel Satgas TMMD, sementara sebagian lainnya dipinjamkan oleh warga Desa Bulu Lor untuk mendukung kelancaran pekerjaan.

Kepala Dusun Ngipik, Desa Bulu Lor, Sukariyadi (58), mengatakan kondisi jalan yang sebelumnya berupa aspal sudah cukup lama mengalami kerusakan.

“Memang dulunya jalan ini kan aspal, sudah sangat lama dan rusak berat. Sekarang tinggal pasir dan batu padat saja, aspalnya sudah hilang. Makanya ya begini, keras sekali saat mau menggali pondasi pavingnya,” ujar Sukariyadi.

Menurutnya, penggunaan mesin bor membantu mempercepat proses penggalian karena material yang semula padat dapat dipecah terlebih dahulu.

“Cara menggali yang paling mudah ya pakai bor beton ini, Pak. Dengan begini pekerjaan galian dapat lebih mudah dikerjakan, tinggal mengeruk sirtu yang telah dilepaskan kepadatannya,” katanya.

Sukariyadi menambahkan, sejumlah mesin bor dibawa oleh personel TNI, sedangkan sebagian lainnya dipinjamkan secara sukarela oleh warga. Peralatan tersebut dibutuhkan karena penggalian dilakukan di kedua sisi jalan.

Adapun kebutuhan listrik untuk mengoperasikan peralatan tersebut disediakan oleh warga yang tinggal di sekitar lokasi pekerjaan.

Pembangunan paving jalan poros Desa Bulu Lor dikerjakan secara bertahap. Pada malam hari, personel Satgas TMMD bersama warga melakukan pemasangan paving stone, sedangkan pada siang hari pekerjaan meliputi pengukuran serta pemeriksaan kerataan jalan dan persiapan pondasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....