Cuaca Madiun Raya 3 Hari ke Depan, Cerah – Cerah Berawan, Potensi Hujan Sangat Rendah
- 31 Jul 2026 12:40 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, dampak musim kemarau mulai dirasakan di sejumlah wilayah, ditandai dengan kekeringan, meningkatnya titik panas (hotspot), serta kejadian kebakaran hutan dan lahan. Kondisi itu menunjukkan berkurangnya ketersediaan air dan meningkatnya risiko kebakaran pada lahan serta vegetasi yang mengering. Meskipun demikian, hujan masih berpotensi terjadi secara lokal seiring melemahnya pengaruh gelombang Equatorial Rossby. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk Setiyaris mengatakan, kondisi iklim global masih mendukung berlanjutnya cuaca kering. Nilai indeks Niño 3.4 sebesar +2,26 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar −28,2 menunjukkan El Niño kuat yang masih berpotensi menguat, sehingga dapat menekan pembentukan awan hujan. Selain itu, peningkatan kecepatan angin permukaan di sejumlah wilayah juga berpotensi memperbesar risiko penyebaran kebakaran. Sementara untuk prospek cuaca wilayah Madiun Raya diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.
“Untuk cuaca Madiun Raya 3 hari ke depan, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 didominasi cerah hingga cerah berawan dengan potensi hujan yang sangat rendah,” ungkap Setiyaris, Jumat 31 Juli 2026.
Dijelaskan, perbedaan karakteristik geografis menyebabkan variasi suhu dan fenomena cuaca lokal antara wilayah utara (Madiun, Ngawi), pegunungan (Magetan, Ponorogo), dan pesisir selatan (Pacitan).
▪ Pagi hari, cuaca didominasi udara kabur hingga cerah berawan, dengan potensi kabut tipis di wilayah Magetan dan Pacitan. Suhu udara berkisar 18–25°C, Kelembapan udara berada pada kisaran 75–98%, sedangkan angin bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 5–15 km/jam.
▪ Siang hari, cuaca cerah hingga cerah berawan dengan tutupan awan yang minim sehingga penyinaran matahari terasa cukup terik. Suhu udara berkisar 27–34°C, dengan suhu tertinggi diprakirakan terjadi di dataran rendah Kota Madiun dan Ngawi. Kelembapan udara berada pada kisaran 45–60%, sedangkan angin bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 15–25 km/jam, dan di wilayah perairan selatan Pacitan dapat mencapai 30 km/jam.
▪ Malam hari, cuaca didominasi cerah dengan langit yang relatif bersih dari awan. Suhu udara berkisar 21–26°C dan cenderung menurun menjelang tengah malam akibat pelepasan panas permukaan. Kelembapan udara berada pada kisaran 65–85%, sedangkan angin bertiup dari arah Tenggara hingga Selatan dengan kecepatan 5–15 km/jam.
BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan cairan, menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari, serta mengenakan pakaian hangat pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diharapkan tidak membakar sampah maupun lahan karena kondisi cuaca kering dan angin yang cukup kencang meningkatkan risiko kebakaran. Sementara itu, nelayan dan wisatawan di pesisir Pacitan diimbau mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi. (Shabrina).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....